Airlangga Sentil Pabrikan Mobil: Tagih Insentif, tapi Mobilnya Mana?
Rabu, 04 Desember 2024 - 08:40 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harus ada keseriusan dari setiap produsen agar insentif mobil hybrid berlaku. Foto: Sindonews/Muhamad Fadli Ramadan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus ditagih insentif mobil hybrid karena ikut membantu mengurangi polusi udara. Kabarnya, hal tersebut sedang dalam pembahasan di pemerintahan untuk diwujudkan pada 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harus ada keseriusan dari setiap produsen agar insentif mobil hybrid berlaku. Itu dilakukan dengan mulai memproduksinya dan memperbanyak lini modelnya.
“Yang penting bikin dulu, jangan nanya insentif mulu. Negara butuh pendapatan. Nanti kita bahas (insentif untuk tahun depan), kita belum bahas termasuk yang listrik," kata Airlangga saat berkunjung ke GJAW 2024, di ICE BSD City, Tangerang, Minggu (1/12/2024).
Seperti diketahui, pemerintah sudah memberikan insentif untuk industri otomotif, seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mobil listrik baterai. Bahkan, mobil hybrid juga sudah mendapatkan insentif, meski angkanya tidak terlalu besar.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan insentif, termasuk mobil hybrid. Ini untuk mendongkrak penjualan mobil di Indonesia yang mengalami penurunan besar sepanjang 2024.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harus ada keseriusan dari setiap produsen agar insentif mobil hybrid berlaku. Itu dilakukan dengan mulai memproduksinya dan memperbanyak lini modelnya.
“Yang penting bikin dulu, jangan nanya insentif mulu. Negara butuh pendapatan. Nanti kita bahas (insentif untuk tahun depan), kita belum bahas termasuk yang listrik," kata Airlangga saat berkunjung ke GJAW 2024, di ICE BSD City, Tangerang, Minggu (1/12/2024).
Seperti diketahui, pemerintah sudah memberikan insentif untuk industri otomotif, seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mobil listrik baterai. Bahkan, mobil hybrid juga sudah mendapatkan insentif, meski angkanya tidak terlalu besar.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan insentif, termasuk mobil hybrid. Ini untuk mendongkrak penjualan mobil di Indonesia yang mengalami penurunan besar sepanjang 2024.
Lihat Juga :