Modifikasi Mazda Tingkat Dewa? AutoExe Pamer Jurus Sakti di Tokyo Auto Salon 2025
Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan modifikasi AutoExe adalah menyelaraskan 'kesenangan berkendara' dan 'kenyamanan' pada tingkat yang tinggi," kata Ohtomi. Ini ternyata sesuai dengan konsumen pengguna Mazda yang memang tidak ingin terlihat berlebihan.
Filosofi “Kansei” Tuning
![Modifikasi Mazda Tingkat Dewa? AutoExe Pamer Jurus Sakti di Tokyo Auto Salon 2025]()
CEO AutoExe Yojiro Terada, mantan pembalap LeMans24 di 1991 yang fokus pada filosofi Kansei tuning. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Kepada SINDONews, Ohtomi mengatakan bahwa AutoExe punya filosofi unik yang disebut “Kansei “ tuning. Apa itu? Ternyata, mereka tidak hanya fokus pada angka-angka performa, tapi juga pada "rasa" dan "pengalaman" berkendara yang didapat melalui panca indra.
Filosofi tersebut terinspirasi dari pengalaman AutoExe di ajang balap endurance 24 Hours of Le Mans, di mana perusahaan mempelajari bagaimana performa mobil diuji dalam kondisi ekstrem.
Dari pengalaman ini, AutoExe mengembangkan pendekatan menyeluruh terhadap tuning, yang mencakup tidak hanya mesin tetapi juga sistem suspensi, aerodinamika, dan kenyamanan pengemudi.
Ohtomi juga menyebut bahwa AutoExe secara eksklusif fokus pada kendaraan Mazda, memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan produk dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik setiap model.
Mulai Mazda3, CX-5, hingga MX-5, setiap produk tuning AutoExe dirancang untuk meningkatkan performa tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan.
"Jadi, mobil modifikasi AutoExe tidak hanya kencang, tapi juga nyaman dan fun to drive," jelas Ohtomi.
Filosofi “Kansei” Tuning

CEO AutoExe Yojiro Terada, mantan pembalap LeMans24 di 1991 yang fokus pada filosofi Kansei tuning. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Kepada SINDONews, Ohtomi mengatakan bahwa AutoExe punya filosofi unik yang disebut “Kansei “ tuning. Apa itu? Ternyata, mereka tidak hanya fokus pada angka-angka performa, tapi juga pada "rasa" dan "pengalaman" berkendara yang didapat melalui panca indra.
Filosofi tersebut terinspirasi dari pengalaman AutoExe di ajang balap endurance 24 Hours of Le Mans, di mana perusahaan mempelajari bagaimana performa mobil diuji dalam kondisi ekstrem.
Dari pengalaman ini, AutoExe mengembangkan pendekatan menyeluruh terhadap tuning, yang mencakup tidak hanya mesin tetapi juga sistem suspensi, aerodinamika, dan kenyamanan pengemudi.
Ohtomi juga menyebut bahwa AutoExe secara eksklusif fokus pada kendaraan Mazda, memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan produk dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik setiap model.
Mulai Mazda3, CX-5, hingga MX-5, setiap produk tuning AutoExe dirancang untuk meningkatkan performa tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan.
"Jadi, mobil modifikasi AutoExe tidak hanya kencang, tapi juga nyaman dan fun to drive," jelas Ohtomi.
Lihat Juga :