Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat
Jum'at, 31 Januari 2025 - 10:00 WIB
loading...
Citroen C3 Aircross memberikan nilai unik di kelas SUV dengan kenyamanan ala Eropa tapi harga terjangkau. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - SUV Citroen C3 Aircross hadir di Indonesia dengan embel-embel “mobil Eropa”. Tapi harganya merakyat. Sanggupkah gimmick ini menarik perhatian konsumen?
Awalnya SINDONews memang bertanya-tanya: siapa pembeli Citroen yang asal Prancis itu? Ini karena di Indonesia sendiri mobil Eropa identik dengan Jerman yang mahal dan mewah dari Jerman. Mulai Volkswagen (VW), Mercedes-Benz, hingga BMW.
Nama Citroen sendiri di Indonesia sama seperti roti croissant yang asal Prancis. Banyak yang tahu atau pernah mendengar. Tapi mungkin tidak semua orang Indonesia akan suka.
Karena itu, SINDONews memberi kesempatan untuk SUV Citroen C3 Aircross: mencobanya selama 10 hari. Sekaligus menyerapi, apa sih yang sebenarnya ditawarkan oleh Citroen?
Bersaing di Pasar yang Gemuk
Citroen C3 Aircross SUV hadir di pasar SUV Indonesia yang sangat kompetitif. Beberapa pesaing utamanya di kelas low SUV antara lain:
- Honda BR-V
- Mitsubishi Xpander Cross
- Daihatsu Terios
- Toyota Rush
Memang compact SUV adalah pasar yang gemuk. Apalagi, penjualan SUV di Indonesia mencapai 250.000 unit pada 2023. (Gaikindo)
Dilihat dari harganya, Citroen C3 Aircross juga cukup kompetitif. Yakni, dipasarkan dengan banderol C3 Aircross SUV Single Tone Rp289.9 Juta dan C3 Aircross SUV Two Tone Rp294.9 Juta. Khusus yang dicoba SINDONews adalah Citroen C3 Aircross tipe Two Tone. Nah, berikut adalah kesan-kesannya:
1. Eksterior yang “Aman”
Penggemar SUV di Indonesia termasuk rewel sekali soal tampilan. Mereka suka SUV yang sporty dan mewah. Terlalu aneh, terlalu unik, terlalu biasa, bisa panen hujatan dan ditinggalkan.
![Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat]()
Tapi, SINDONews menganggap eksterior Citroen C3 Aircross ini masih cukup aman. Aksen Eropanya masih terlihat, walau tidak kental. Tidak ada tarikan-tarikan garis yang norak atau berlebihan. Walau, memang selera Prancis agak berbeda dengan Jerman.
![Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat]()
SINDONews suka dengan LED Daytime Running Light dan headlamp dan lampu belakang halogen, Roof Rail, skid plates di depan dan belakang, hingga velg alloy 17 inci.
Awalnya SINDONews memang bertanya-tanya: siapa pembeli Citroen yang asal Prancis itu? Ini karena di Indonesia sendiri mobil Eropa identik dengan Jerman yang mahal dan mewah dari Jerman. Mulai Volkswagen (VW), Mercedes-Benz, hingga BMW.
Nama Citroen sendiri di Indonesia sama seperti roti croissant yang asal Prancis. Banyak yang tahu atau pernah mendengar. Tapi mungkin tidak semua orang Indonesia akan suka.
Karena itu, SINDONews memberi kesempatan untuk SUV Citroen C3 Aircross: mencobanya selama 10 hari. Sekaligus menyerapi, apa sih yang sebenarnya ditawarkan oleh Citroen?
Bersaing di Pasar yang Gemuk
![Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat]()
Citroen C3 Aircross SUV hadir di pasar SUV Indonesia yang sangat kompetitif. Beberapa pesaing utamanya di kelas low SUV antara lain:
- Honda BR-V
- Mitsubishi Xpander Cross
- Daihatsu Terios
- Toyota Rush
Memang compact SUV adalah pasar yang gemuk. Apalagi, penjualan SUV di Indonesia mencapai 250.000 unit pada 2023. (Gaikindo)
Dilihat dari harganya, Citroen C3 Aircross juga cukup kompetitif. Yakni, dipasarkan dengan banderol C3 Aircross SUV Single Tone Rp289.9 Juta dan C3 Aircross SUV Two Tone Rp294.9 Juta. Khusus yang dicoba SINDONews adalah Citroen C3 Aircross tipe Two Tone. Nah, berikut adalah kesan-kesannya:
1. Eksterior yang “Aman”
![Citroen C3 Aircross: SUV Nyaman Rasa Eropa, Harga Merakyat]()
Penggemar SUV di Indonesia termasuk rewel sekali soal tampilan. Mereka suka SUV yang sporty dan mewah. Terlalu aneh, terlalu unik, terlalu biasa, bisa panen hujatan dan ditinggalkan. 

Tapi, SINDONews menganggap eksterior Citroen C3 Aircross ini masih cukup aman. Aksen Eropanya masih terlihat, walau tidak kental. Tidak ada tarikan-tarikan garis yang norak atau berlebihan. Walau, memang selera Prancis agak berbeda dengan Jerman.

SINDONews suka dengan LED Daytime Running Light dan headlamp dan lampu belakang halogen, Roof Rail, skid plates di depan dan belakang, hingga velg alloy 17 inci.
Lihat Juga :