Jangan Sembarangan, Begini Cara Terabas Banjir Pakai Mobil Matic

Rabu, 05 Maret 2025 - 09:34 WIB
loading...
Jangan Sembarangan,...
Ketika banjir disarankan untuk berkendara dengan kecepatan yang rendah dengan melaju secara perlahan dan konstan. Foto: Sindonews/Aldi Chandra
A A A
JAKARTA - Banjir besar melanda sebagian wilayah Jakarta dan Kota Bekasi. Kondisi ini membuat lalu lintas sangat padat karena mobil bergantian melewati genangan air. Bagi pengemudi mobil matic, ada sejumlah hal perlu diperhatikan apabila ingin menerabas banjir.

Melansir keterangan resmi Daihatsu, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan pengguna mobil matic untuk menerabas banjir. Hal ini perlu dilakukan agar mobil tidak mengalami masalah yang membutuhkan biaya perbaikan tinggi.

1. Pastikan Saluran Udara Tidak Terendam Air

Ketika banjir, pengendara mobil matic disarankan untuk menghindari masuknya air ke dalam saluran masuknya udara atau air inlet. Jika saluran udara kemasukan air, akan berdampak terjadinya water hammer, dimana air masuk ke dalam ruang pembakaran.

Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kinerja mesin mobil hingga menyebabkan kerusakan pada mesin mobil akibat air yang masuk ketika suhu tengah tinggi.

2. Cek Ketinggian Mobil

Pahami ground clearance mobil juga dapat membuat mobil tidak kemasukkan air. Dengan ground clearance yang cukup tinggi dapat membuat mobil lebih aman ketika hendak melalui genangan air dengan resiko masuknya air ke dalam mesin lebih kecil. Jika air masuk ke dalam mesin akan menyebabkan masalah kelistrikan pada mobil sehingga terjadinya kerusakan pada mesin mobil.

Ground Clearance yang tinggi terdapat pada mobil Daihatsu Terios yaitu sekitar 220 mm dan Daihatsu Rocky dengan ground clearance sekitar 200 mm. Kedua mobil ini memungkinkan Anda untuk melalui genangan air yang tinggi.

3. Gunakan Gigi Paling Rendah (D1 atau L)

Kecepatan pada mobil akan tetap stabil dan putaran mesin akan lebih bertahan lama jika penggunaan “gigi’ nya menggunakan ‘gigi’ yang paling rendah.

Tak hanya itu, penggunaan ‘gigi’ terendah ini juga mempengaruhi pembuangan gas buang yang dapat dikeluarkan melalui bagian knalpot sehingga air dapat bertahan dan mencegah air untuk masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.

4. Melaju Perlahan dan Konstan

Ketika banjir juga disarankan untuk berkendara dengan kecepatan yang rendah dengan melaju secara perlahan dan konstan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi mobil dari hal-hal yang berpotensi dapat membahayakan termasuk lubang besar ketika yang tidak terlihat akibat genangan air. Oleh karena itu, berkendaralah dengan kecepatan yang rendah dan perlahan.

5. Matikan Mesin Jika Mogok

Jika mobil mati atau mogok ketika telah melalui genangan air yang tinggi hal tersebut. Jangan nyalakan kembali mesin mobil karena dapat membuat kerusakan yang semakin parah pada bagian mesin mobil. Jika kondisi ini terjadi pada kendaraan Anda, hubungi tim bengkel resmi sesegera mungkin agar segera dilakukan tindakan oleh para teknisi terkait.

Baca Juga: 600 Jiwa Korban Banjir Bekasi Mengungsi di Gudang Logistik BNPB Jatiasih

6. Keringkan Rem

Setelah melalui banjir keringkanlah rem mobil melalui berkendara dengan kecepatan yang rendah yaitu sekitar 5 km/jam. Kemudian rem mobil berkali-kali secara perlahan. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kendaraan memiliki kondisi yang baik dan kampas remyangkering.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Siaga 1: BMKG...
Jakarta Siaga 1: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 2026, Ini Cara Selamatkan Mobil dari Water Hammer
Jakarta Dikepung Banjir,...
Jakarta Dikepung Banjir, Pemilik Mobil Listrik Harus Tahu Hal Ini
Banjir Tagihan Bengkel...
Banjir Tagihan Bengkel Setelah Banjir Surut: Honda Beri Diskon 20% untuk Korban Banjir Bali
Aksi Heroik Ojol Terjang...
Aksi Heroik Ojol Terjang Banjir dengan Motor Listrik Viral, Pakar Ingatkan: Jangan Asal Nekat!
Rintihan Misterius dari...
Rintihan Misterius dari Kolong Mobil dan Sensasi Berkendara Serasa Naik Kuda: Tanda Kaki-kaki Mobil Rusak!
Cara Mengatasi Motor...
Cara Mengatasi Motor Tidak bisa Distarter
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved