Gara-gara Tarif Impor AS, Harley Davidson Bisa seperti Suzuki

Senin, 07 April 2025 - 22:07 WIB
loading...
Gara-gara Tarif Impor...
Harley Davidson Bisa seperti Suzuki. FOTO/ DOK SindoNews
A A A
NEW DELHI - Tarif impor baru Amerika Serikat akan membuat produk otomotif seperti Harley Davidson melonjak di tengah lesunya industri otomotif di AS karena gempuran mobil China. Saat ini Harley Davidson memiliki pabrik di India namun apakah pabrik ini akan membuat HD besar seperti Suzuki.

BACA JUGA - Harley Davidson Banting Harga Imbas Tarif Impor AS

CEO Harley Davidson (H-D) Jochen Zeitz mengatakan, India sebagai perpaduan sempurna antara efisiensi manufaktur dan sepeda motor siap pakai. Dia berharap nilai volume produksi dan penjualan X440 dapat mendorong kehadrian model lain.

“Ada banyak keuntungan dengan kemampuan manufaktur yang jauh lebih besar yang dibawa Hero dan kemauan untuk berinvestasi ke dalam bisnis, untuk benar-benar membangun kami sebagai merek. Jadi, saya akan mengatakan itu adalah keputusan yang tepat,” kata Zeith

Harley Davidson keluar dari India pada tahun 2020, tetapi segera bergabung dengan Hero untuk melanjutkan perwakilan dan dukungan model di India. Kolaborasi ini terwujud di tengah pertumbuhan kelas menengah dan pembeli yang lebih kaya.

Di sinilah Harley Davidson membidik motor bermesin kecil premium mereka. Harga di atas rata-rata untuk motor yang direkayasa lebih baik dan untuk menyaingi dominasi Royal Enfield. Sebelumnya, Harley Davidson telah digagalkan mengekspor sepeda motor yang lebih besar ke India karena tarif impor yang tinggi hingga 50%.

Namun, dengan hubungan perdagangan yang membaik antara kedua negara dan sekarang kehadiran pabrikan domestik Hero MotoCorp, Harley Davidson berada dalam posisi yang kuat untuk meningkatkan kekuatan pasar terhadap sepeda motor premium. Model X440 benar-benar merupakan motor uji untuk pabrikan sepeda motor Amerika ini.

Jika berhasil menembus pasar India dan membuat terobosan ke Royal Enfield sambil menangkis Triumph yang sama bersemangatnya dengan kolaborasi mereka dengan Bajaj, maka itu benar-benar bisa menjadi awal dari volume produksi tidak hanya untuk India tetapi juga untuk pasar lain.

Harley Davidson perlu memperhatikan rencana pemasaran Triumph yang telah meluncurkan sepeda dengan harga yang sama di India. Mereka sudah berencana untuk mulai mengekspor ke pasar lain, yang belum disebutkan namanya, pada tahun 2024.

Jadi Harley Davidson benar-benar harus cepat merespons, untuk memimpin motor di segmen 350-500cc. Bukan hanya di India tetapi juga lebih jauh untuk pasar di luar India.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Suzuki Jimny Rhino 4x4...
Suzuki Jimny Rhino 4x4 Siap Diluncurkan Akhir Tahun Ini
Suzuki Swift dengan...
Suzuki Swift dengan Mesin Hidrogen Tanpa Emisi Diluncurkan
Suzuki GSX-8T dan GSX-8TT...
Suzuki GSX-8T dan GSX-8TT dengan Sentuhan Neo-Retro Diluncurkan
China Pamer Senjata...
China Pamer Senjata Laser Portabel yang Dipasang di Mobil Pickup
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Berita Terkini
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved