Industri Otomotif AS Desak Trump Cabut Tarif Impor Kendaraan 25%

Selasa, 29 April 2025 - 22:50 WIB
loading...
Industri Otomotif AS...
Pabrik perakitan mobil. FOTO/ DOK SindoNews
A A A
NEW YORK - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump , berupaya meredakan dampak tarif otomotif pada Selasa dengan mengurangi sejumlah bea yang dikenakan pada suku cadang asing di sektor manufaktur mobil dalam negeri sambil tetap mempertahankan pajak atas mobil buatan luar negeri.

BACA JUGA- Harley Davidson Banting Harga Imbas Tarif Impor AS

"Trump tengah merencanakan kemitraan penting dengan produsen mobil dalam negeri dan pekerja Amerika," kata Menteri Perdagangan Howard Lutnick.

Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan kemenangan besar dalam kebijakan perdagangan Trump karena juga menyediakan platform bagi produsen yang ingin berinvestasi di Washington, sehingga memperluas manufaktur dalam negeri mereka.

The Wall Street Journal, melalui laporan mereka, menyatakan bahwa keputusan tersebut berarti bahwa perusahaan otomotif yang membayar tarif tidak akan dikenakan pungutan lain seperti pajak baja dan aluminium, dan bahwa pengembalian dana akan dilakukan jika kesepakatan tersebut dilakukan.

Pekan lalu, sebuah koalisi kelompok industri otomotif AS mendesak Trump untuk tidak mengenakan tarif sebesar 25 persen pada suku cadang impor karena dikhawatirkan akan merugikan penjualan dan menaikkan harga.

Surat yang dikirimkan kepada tangan kanan Trump tersebut mewakili beberapa raksasa otomotif termasuk General Motors, Toyota Motor, Volkswagen, Hyundai.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved