Investasi Raksasa Korea Batal, Hyundai dan LG Tegaskan Komitmen: Baterai Mobil Listrik Made in Indonesia Tetap Menyala!

Rabu, 14 Mei 2025 - 21:35 WIB
loading...
Investasi Raksasa Korea...
Pabrik Hyundai di Karawang, Jawa Barat, ini tetap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian energi hijau di sektor otomotif. Foto: HMMI
A A A
KARAWANG - Kabar mengejutkan sempat mengguncang panggung industri kendaraan listrik (EV) Indonesia. Konsorsium pemasok baterai EV yang dipimpin oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan, LG, dikabarkan batal menanamkan modal sebesar 11 triliun won atau setara dengan Rp130 triliun di Tanah Air.

Sebuah pukulan telak yang sempat menimbulkan keraguan akan masa depan produksi baterai EV di Indonesia.

Namun, di tengah kabar kurang mengenakkan tersebut, secercah harapan justru datang dari perusahaan berbeda. PT HLI Green Power, sebuah entitas kolaborasi antara Hyundai dan LG Energy Solutions, dengan tegas memastikan: produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia akan terus berjalan!

Pabrik yang berlokasi strategis di Karawang, Jawa Barat, ini tetap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian energi hijau di sektor otomotif.

Sebelumnya, Kepala Strategi Perusahaan Hyundai Motors Indonesia (HMID), Hendry Pratama, telah mengungkapkan bahwa mundurnya konsorsium besar asal Korea Selatan itu tidak akan sedikit pun memengaruhi operasional HLI.

Ia bahkan menyatakan bahwa HLI memiliki opsi untuk mencari bahan baku berkualitas dari berbagai lokasi dan pihak lainnya. "Kita di entitas HLI tidak ada perubahan karena memang isu yang beredar tidak mencakup pada scoup HLI itu sendiri bahkan di area yang lebih hulu lagi," ujarnya beberapa waktu lalu.

Pantauan langsung di jantung operasional PT HLI Green Power di Karawang pada Rabu (14/5/2025) membuktikan ucapan Hendry Pratama. Aktivitas produksi baterai lithium ion dengan bahan baku utama NMC (nikel, mangan, kobalt) tetap berjalan sebagaimana mestinya. Semangat kerja para karyawan tampak tak surut, seolah tak terpengaruh oleh badai investasi yang batal menerjang.

Ubaidah Ibnu Jarrah, Cell Technology Formation Part Leader PT HLI Green Power, dengan nada tegas meluruskan kabar yang beredar.

“Tidak ada pengaruh walaupun LG tidak jadi investasi di Indonesia. Kita masih fokus produksi dan kepemilikan saham kita masih 50 persen Hyundai dan LG 50 persen," ujarnya di tengah hiruk pikuk produksi, memberikan kepastian bahwa kemitraan strategis antara dua raksasa industri ini tetap solid.

Sebagai informasi tambahan, HLI Green Power saat ini memfokuskan produksinya untuk memasok kebutuhan baterai bagi Hyundai Kona Electric yang dipasarkan di Indonesia. Tak hanya itu, sebagian besar produksi mereka juga diekspor ke Korea Selatan dan India, menunjukkan standar kualitas global yang diakui.

Namun, Ubaidah Ibnu Jarrah mengatakan bahwa baterai yang diproduksi HLI saat ini masih dikhususkan untuk mobil listrik merek Hyundai dan juga Kia.

Baca Juga: Jangan Panik Dulu! Hyundai Bongkar Anatomi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Jadi Api dalam Sekam!

Meskipun batalnya investasi besar dari konsorsium pimpinan LG sempat menimbulkan kekhawatiran, kepastian dari Hyundai dan LG Energy Solutions melalui HLI Green Power memberikan angin segar bagi masa depan kendaraan listrik di Indonesia.

Komitmen untuk terus memproduksi baterai berkualitas di dalam negeri menjadi sinyal kuat bahwa mimpi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok baterai EV global tetap menyala. Bahkan, dengan HLI yang beroperasi dan berorientasi ekspor, fondasi yang kuattelahtertanam.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Hyundai Kembangkan Motor...
Hyundai Kembangkan Motor Listrik EV 215 HP untuk Semua Jenis Kendaraan
Mengintip Bagian Luar...
Mengintip Bagian Luar dan Dalam Hyundai New Creta Alpha 2026
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Rekomendasi
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berita Terkini
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved