Perang Harga Brutal Mobil Listrik China, Adakah Dampak Jangka Panjangnya di Indonesia?

Sabtu, 07 Juni 2025 - 18:04 WIB
loading...
Perang Harga Brutal...
Dalam jangka panjang, perang harga di China akan berpengaruh juga ke pasar seperti Indonesia. Foto: Gemini
A A A
CHINA - Raksasa mobil listrik China, BYD, tak lagi sekadar membuat mobil; mereka kini menciptakan tekanan global. Dengan membanting harga secara brutal di negara asalnya, BYD memicu perang harga yang semakin ganas.

Bagi konsumen di Afrika dan Asia, termasuk Indonesia, ini mungkin terdengar seperti berkah yang sudah lama dinanti. Namun, di balik janji mobil listrik murah, tersimpan sebuah jebakan dengan risiko jangka panjang yang mengerikan.

Langkah terbaru BYD memangkas harga hatchback Seagull hingga lebih dari 22 persen, membuatnya kini dibanderol hanya sekitar USD7.765 (sekitar Rp 126 jutaan), adalah sebuah deklarasi perang terbuka. Ini adalah sinyal bahwa BYD berniat untuk mendominasi pasar, dengan cara apa pun.

Bagi pasar negara berkembang yang sangat sensitif terhadap harga, ini tentu menjadi keuntungan jangka pendek. Harga lebih rendah dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di negara-negara di mana mobil bekas masih merajai jalanan. Namun, di bawah permukaan, bom waktu sudah mulai berdetak.

Kiamat Industri dan Analogi Evergrande

Kompetisi yang semakin intens ini membunuh margin keuntungan dan secara langsung mengancam kelangsungan hidup para pemain yang lebih kecil. Saham para rival seperti Nio, Leapmotor, dan Geely langsung anjlok setelah pengumuman diskon besar-besaran dari BYD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved