BMW Jadikan Formula E Panggung Supremasi Mobil Listrik

Selasa, 24 Juni 2025 - 07:51 WIB
loading...
BMW Jadikan Formula...
Bagi BMW, ajang Formula E adalah panggung yang sempurna. Ini adalah arena di mana DNA balap yang telah mendarah daging di merek mereka. Foto: BMW Indonesia
A A A
JAKARTA - Di tengah deru senyap mobil balap di Sirkuit Ancol, sebuah pergeseran kekuatan yang jauh lebih besar kini tengah dipertontonkan oleh BMW Indonesia. Dengan menjadi Mitra Mobilitas Berkelanjutan Resmi untuk ajang Jakarta E-Prix 2025, raksasa otomotif asal Jerman ini seolah sedang menggelar "upacara pemakaman" bagi era mesin bensin mereka.

Ini bukan lagi sekadar sponsorship biasa. Dengan mengerahkan armada mobil listrik penuh—tiga unit BMW i4 dan dua unit BMW i5—sebagai kendaraan operasional balapan, BMW secara terang-terangan sedang mempertaruhkan seluruh citra dan masa depan mereka di Indonesia pada satu kata: listrik.

Langkah ini sontak memicu pertanyaan kritis: apakah ini adalah sebuah komitmen tulus terhadap lingkungan, atau strategi pemasaran yang sangat cerdas untuk mempertahankan takhta mereka di segmen mobil listrik premium yang sudah mereka kuasai?

Deklarasi di Balik Kemudi Mobil Balap
BMW Jadikan Formula E Panggung Supremasi Mobil Listrik

Bagi BMW, ajang Formula E adalah panggung yang sempurna. Ini adalah arena di mana DNA balap yang telah mendarah daging di merek mereka bertemu dengan masa depan yang ramah lingkungan.

"BMW Indonesia bangga menjadi Official Sustainable Mobility Partner Formula E Jakarta 2025," ujar Peter “Sunny” Medalla, President Director BMW Group Indonesia. "Motorsport telah menjadi bagian tak terpisahkan dari DNA BMW.

Ajang Formula E menunjukkan bagaimana performa tinggi dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan. Inilah cerminan dari arah masa depan BMW."

Namun, pernyataan paling tajam dari Medalla bukanlah tentang DNA balap, melainkan tentang dominasi pasar.
"Kemitraan ini juga menegaskan kepemimpinan BMW di segmen kendaraan listrik premium, dengan pangsa pasar sebesar 62% di Indonesia," tegasnya.

Angka 62% ini adalah sebuah deklarasi perang. Ini menunjukkan bahwa BMW tidak hanya datang ke Formula E sebagai partisipan, tetapi sebagai seorang "raja" yang sedang mempertahankan wilayah kekuasaannya dari gempuran para pesaing.

'Duta Besar' Tanpa Emisi

Lima unit mobil yang mereka turunkan ke sirkuit—BMW i4 dan BMW i5—bukan lagi sekadar kendaraan operasional. Mereka adalah "duta besar" yang memamerkan kekuatan teknologi BMW di hadapan para penonton VIP dan tamu internasional.
BMW i4 eDrive35: Sebuah sedan Gran Coupé dengan tenaga 281 hp yang mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 6 detik, dan memiliki jarak tempuh hingga 490 km.

BMW i5 eDrive40: Sang sedan bisnis terlaris di dunia dalam versi listrik murni, menawarkan tenaga hingga 340 hp dan jarak tempuh impresif hingga 582 km.

Dengan menampilkan mobil-mobil ini di jantung acara balap paling bergengsi, BMW secara efektif sedang "meracuni" benak para konsumen kelas atas bahwa masa depan kemewahan adalah listrik.

Pertaruhan 'Semua Telur dalam Satu Keranjang'?
BMW Jadikan Formula E Panggung Supremasi Mobil Listrik

Di saat merek lain mungkin masih bermain aman dengan menawarkan berbagai pilihan mesin, langkah BMW untuk fokus sepenuhnya pada mobil listrik di ajang sebesar Formula E adalah sebuah pertaruhan yang sangat berisiko.

Apakah ini berarti mereka siap untuk secara perlahan "memensiunkan" model-model bensin legendaris mereka di Indonesia? Apakah ini adalah sinyal bahwa bagi BMW, masa depan di pasar ini hanyalah tentang kendaraan listrik?

Pada akhirnya, di balik deru ban dan gemerlapnya Formula E, BMW sedang menulis sebuah babak baru dalam sejarah mereka di Indonesia. Mereka telah memilih jalannya. Mereka telah mendeklarasikan supremasinya.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah mobil listrik adalah masa depan, melainkan apakah strategi "semua telur dalam satu keranjang listrik" ini akan membuat takhta mereka semakin kokoh, atau justru menjadi bumerang dikemudianhari?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
BMW Series 1 Akan Menjadi...
BMW Series 1 Akan Menjadi Mobil Listrik Berpenggerak Roda Belakang
Siap Luncurkan Sedan...
Siap Luncurkan Sedan Mewah V8, BMW Akuisisi Alpina
BMW Vision K18 Motor...
BMW Vision K18 Motor 6 Silinder dengan DNA Supersonik
Rivalitas Formula E...
Rivalitas Formula E Berlanjut di Monaco, Simak Jadwal Lengkapnya di VISION+
Formula E Madrid E-Prix...
Formula E Madrid E-Prix Tayang di VISION+, Catat Link dan Jadwal Nontonnya
Formula E S12: Rd 5...
Formula E S12: Rd 5 Jeddah E-Prix Siap Panaskan Akhir Pekanmu di VISION+
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Perkuat Armada EV, MPMRent...
Perkuat Armada EV, MPMRent Gandeng Wuling Motors
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved