Kapal Bermuatan 3.000 Mobil Tenggelam di Samudra Pasifik

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:17 WIB
loading...
Kapal Bermuatan 3.000...
Kapal Bermuatan 3.000 Mobil Tenggelam . FOTO/GB NEWS
A A A
WASHINGTON DC - Sebuah kapal kargo yang membawa 3.000 mobil, termasuk 800 kendaraan listrik (EV), tenggelam di tengah Samudra Pasifik beberapa minggu setelah terbakar.

BACA JUGA - Kapal Tenggelam di Selat Malaka, 11 Penumpang Hilang

Seperti dilansir dari New York Post, Rabu (25/6/2025), Morning Midas sepanjang 182,88 meter terbakar awal bulan ini saat dalam perjalanan ke Pelabuhan Lazaro Cardenas di Meksiko dari Tiongkok.

Kebakaran besar memaksa seluruh awak kapal meninggalkan kapal di laut.

Perusahaan pemilik Morning Midas, Zodiac Maritime, mengatakan kapal itu tenggelam pada kedalaman sekitar 4,8 kilometer di perairan internasional.

“Kapal itu melemah karena kerusakan akibat kebakaran dan cuaca ekstrem,” kata perusahaan itu.

“Sebagai tindakan pencegahan, dua kapal tunda yang dilengkapi dengan peralatan pengendalian polusi akan tetap berada di lokasi kejadian untuk memantau polusi atau puing-puing.

“Semua anggota kru berhasil diselamatkan,” kata Zodiac Maritime.

Perusahaan tersebut juga akan bekerja sama dengan Penjaga Pantai Amerika Serikat dan Resolve Marine.

Sebelumnya, sebuah kapal kargo berbendera Liberia yang membawa 3.048 unit mobil, termasuk 751 mobil listrik murni dan hybrid, telah terbakar di perairan lepas pantai Alaska, pada hari Rabu waktu setempat. Sebanyak 22 awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menurut pernyataan resmi dari Zodiac Maritime, perusahaan pengelola kapal yang berbasis di London, seluruh awak kapal berhasil dievakuasi setelah upaya memadamkan api dinyatakan gagal.

Api pertama kali terlihat dari dek yang memuat kendaraan listrik, meskipun hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah itu menjadi sumber awal kebakaran.

Kapal yang diketahui bernama Morning Midas itu ditemukan sekitar 300 mil (sekitar 480 kilometer) di barat daya Adak, Alaska.

Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard) melalui media sosial X menyatakan bahwa kapal tersebut memuat total 3.048 kendaraan, terdiri dari 70 unit mobil listrik murni (battery electric vehicles) dan 681 unit kendaraan hybrid parsial.

Tiga kapal telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan penyelamatan, sementara kapal penjaga pantai Cutter Munro, pesawat udara C-130J Super Hercules, dan helikopter MH-60T Jayhawk juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian.

Asap masih mengepul dari kapal, sehingga belum dapat dipastikan berapa jumlah pasti mobil yang terbakar.

Juru bicara Penjaga Pantai AS, Laksamana Madya Megan Dean, menyampaikan apresiasi atas aksi heroik dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dan turut membantu penyelamatan.

"Kami sangat menghargai tindakan para kru dari kapal Cosco Hellas dan dua kapal lainnya yang telah berjasa menyelamatkan 22 nyawa," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters,Jumat (6/6/2025).

Kapal Morning Midas diketahui berangkat dari pelabuhan Yantai, China, pada 26 Mei lalu dan sedang dalam pelayaran menuju pelabuhan Lazaro Cardenas di Meksiko.

Tragedi ini kembali mengangkat kekhawatiran global terhadap risiko kebakaran kapal yang membawa kendaraan listrik, khususnya yang menggunakan baterai lithium-ion.

Laporan dari Allianz Commercial mengungkapkan bahwa industri maritim dunia masih menghadapi tantangan besar terhadap potensi kebakaran dari baterai lithium-ion, yang diketahui dapat terbakar secara hebat dan bahkan bisa menyala kembali meskipun telah dipadamkan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Sumber kebakaran pada baterai lithium-ion umumnya berasal dari cacat produksi, kerusakan fisik, atau kualitas material yang rendah. Dalam konteks kapal kargo, alat pemadam kebakaran yang tersedia sering kali tidak memadai untuk menangani jenis kebakaran semacam ini.

Namun demikian, data dari Badan Kontinjensi Sipil Swedia menunjukkan bahwa tingkat insiden kebakaran pada mobil listrik tetap sangat rendah. Dari 611.000 kendaraan listrik di Swedia, hanya tercatat 23 kasus kebakaran (0,004 persen), jauh lebih kecil dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar bensin atau diesel yang mengalami 34.000 kasus kebakaran (0,08 persen dari total 4,4 juta unit).

Insiden ini juga mengingatkan dunia pada tragedi tiga tahun silam ketika kapal Felicity Ace yang membawa 4.000 mobil mewah, termasuk merek Porsche dan Bentley, terbakar dan akhirnya tenggelam di dekat Azores, Portugal. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai USD400 juta.

Saat ini, fokus utama Zodiac Maritime adalah pada upaya penyelamatan kapal dan mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut. Belum ada informasi mengenai jenis kendaraan atau merek mobil yang berada di dalam kapal Morning Midas.

Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi industri pelayaran internasional untuk memperketat standar keselamatan dalam pengangkutan kendaraan listrik dan meningkatkan sistem pemadaman kebakaran di atas kapal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Rekomendasi
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved