Resmi Digelar, Beragam Kendaraan Alat Berat Hadir di IEE Series 2025
Rabu, 10 September 2025 - 09:26 WIB
loading...
Pameran Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025 resmi digelar Kamis (10/9/2025) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. FOTO/ Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pameran Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025 resmi digelar pada Kamis (10/9/2025) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
Pameran yang berlangsung itu menjadi wadah strategis yang mempertemukan ribuan pelaku usaha berskala nasional maupun internasional, pemerintah, akademisi, serta masyarakat luas guna membangun sinergi nasional.
Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”,IEE Series2025 diikuti lebih dari 2,000 perusahaan dari 40+ negara/region.
Country Manager Pamerindo Indonesia Lia Indriasari mengatakan kolaborasi multi-sektor diwujudkan akan hadirnya berbagai pameran industri energi dan engineering terbesar se-Asia Tenggara.
Menurut dia, kehadiran seluruh sektor di satu lokasi menjadikan IEE Series 2025 sebagai katalis sinergi lintas industri dalam mendukung pembangunan nasional.
Hal ini sejalan dengan proses Indonesia dalam membuktikan langkah konkretnya untuk membangun sistem pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.
Lia Indriasari mengatakan pembangunan infrastruktur saat ini tidak bisa hanya berorientasi pada percepatan, tetapi harus tahan terhadap krisis, ramah lingkungan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
“IEE Series 2025 menghadirkan solusi nyata bagi pembangunaninfrastrukturIndonesia yang bukan hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan,” paparnya.
Rangkaian pameran ini juga tidak terlepas dari meningkatnya kontribusi sektor konstruksi sebagai salah satu penopang utama perekonomian Indonesia.
Hanung Hanindito, Event Lead IEE Series menjelaskan berbagai teknologi yang dibawa peserta pameran, berbagai seminar dari beragam asosiasi yang diadakan di tiga panggung, berbagai kompetisi, dan inovasi terbaru peserta pameran menjadi salah satu poin penting untuk menunjukkan peran pameran ini bagi Indonesia.
“Kehadiran berbagai inovasi teknologi ini akan membantu mempercepat pembangunan nasional, terutama melihat peran Indonesia yang semakin berkembang sebagai pusat perkembangan industri berkelanjutan di Asia Tenggara,” Hanung.
Pameran yang berlangsung itu menjadi wadah strategis yang mempertemukan ribuan pelaku usaha berskala nasional maupun internasional, pemerintah, akademisi, serta masyarakat luas guna membangun sinergi nasional.
Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”,IEE Series2025 diikuti lebih dari 2,000 perusahaan dari 40+ negara/region.
Country Manager Pamerindo Indonesia Lia Indriasari mengatakan kolaborasi multi-sektor diwujudkan akan hadirnya berbagai pameran industri energi dan engineering terbesar se-Asia Tenggara.
Menurut dia, kehadiran seluruh sektor di satu lokasi menjadikan IEE Series 2025 sebagai katalis sinergi lintas industri dalam mendukung pembangunan nasional.
Hal ini sejalan dengan proses Indonesia dalam membuktikan langkah konkretnya untuk membangun sistem pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.
Lia Indriasari mengatakan pembangunan infrastruktur saat ini tidak bisa hanya berorientasi pada percepatan, tetapi harus tahan terhadap krisis, ramah lingkungan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
“IEE Series 2025 menghadirkan solusi nyata bagi pembangunaninfrastrukturIndonesia yang bukan hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan,” paparnya.
Rangkaian pameran ini juga tidak terlepas dari meningkatnya kontribusi sektor konstruksi sebagai salah satu penopang utama perekonomian Indonesia.
Hanung Hanindito, Event Lead IEE Series menjelaskan berbagai teknologi yang dibawa peserta pameran, berbagai seminar dari beragam asosiasi yang diadakan di tiga panggung, berbagai kompetisi, dan inovasi terbaru peserta pameran menjadi salah satu poin penting untuk menunjukkan peran pameran ini bagi Indonesia.
“Kehadiran berbagai inovasi teknologi ini akan membantu mempercepat pembangunan nasional, terutama melihat peran Indonesia yang semakin berkembang sebagai pusat perkembangan industri berkelanjutan di Asia Tenggara,” Hanung.
(wbs)
Lihat Juga :