Anies Sidak SPBU Shell, Temukan Fakta Pahit: Gaji Karyawan Dipotong, Dipaksa Jualan Kopi
Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Meski belum ada badai pemutusan hubungan kerja (PHK) seperti yang ramai dibicarakan, pengurangan hari kerja adalah pukulan telak yang tak kalah menyakitkan.
"Dampaknya pengurangan hari kerja, pendapatan juga kurang begitu. Harapannya cepat kembali lagi, bensin Shell ada lagi. Harapannya cepat normal, biar teman-teman bisa kerja normal lagi," ujar Fikri dengan nada penuh harap.
Mendengar penuturan itu, Anies Baswedan memberikan respons yang menyoroti gambaran lebih besar. "Mudah-mudahan segera pulih dah, biar semua bisa kerja lagi normal. Kompetisi bisa berjalan dengan baik, semua yang kerja di sini bisa dapat penghasilan seperti biasa," ucap Anies.
Pernyataannya bukan hanya sekadar simpati, tetapi juga sentilan halus terhadap kondisi persaingan usaha dan regulasi yang semestinya menjamin kelangsungan hidup banyak orang.
Kunjungan Anies mungkin hanya sesaat, namun ia berhasil mengangkat sebuah anomali besar ke permukaan: merek global sekelas Shell bisa kehabisan pasokan selama berbulan-bulan di jantung ekonomi negara, dan yang menjadi korban pertama adalah para pekerja di levelpalingbawah.
"Dampaknya pengurangan hari kerja, pendapatan juga kurang begitu. Harapannya cepat kembali lagi, bensin Shell ada lagi. Harapannya cepat normal, biar teman-teman bisa kerja normal lagi," ujar Fikri dengan nada penuh harap.
Mendengar penuturan itu, Anies Baswedan memberikan respons yang menyoroti gambaran lebih besar. "Mudah-mudahan segera pulih dah, biar semua bisa kerja lagi normal. Kompetisi bisa berjalan dengan baik, semua yang kerja di sini bisa dapat penghasilan seperti biasa," ucap Anies.
Pernyataannya bukan hanya sekadar simpati, tetapi juga sentilan halus terhadap kondisi persaingan usaha dan regulasi yang semestinya menjamin kelangsungan hidup banyak orang.
Kunjungan Anies mungkin hanya sesaat, namun ia berhasil mengangkat sebuah anomali besar ke permukaan: merek global sekelas Shell bisa kehabisan pasokan selama berbulan-bulan di jantung ekonomi negara, dan yang menjadi korban pertama adalah para pekerja di levelpalingbawah.
(dan)
Lihat Juga :