Korlantas Polri Perkuat Armada VVIP: Moge Premium Harley-Davidson dan BMW Senilai Rp 1 Miliar Per Unit
Senin, 13 Oktober 2025 - 16:00 WIB
loading...
Investasi pada kendaraan mewah ini diklaim untuk peningkatan citra dan fungsionalitas pengawalan. Foto: Korlantas Polri
A
A
A
JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi menerima dua unit motor gede (moge) premium terbaru untuk memperkuat armada pengawalan VVIP (Very Very Important Person). Langkah akuisisi ini menarik perhatian publik dan industri, mengingat setiap unit motor dilaporkan memiliki nilai pasar menembus Rp 1 miliaran.
Kendaraan yang dimaksud adalah Harley-Davidson Road Glide Police dan BMW R 1300 GS. Penambahan armada ini diklaim bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional pengawalan VVIP serta proyeksi citra institusi kepolisian di mata publik nasional dan internasional.
“Ini adalah motor terbaru di tahun 2025 milik dari Korlantas Polri. Kali ini saya menggunakan motor Harley-Davidson Road Glide Police yang dimiliki oleh Korlantas Polri,” ungkap Master Trainer Korlantas Polri, Ipda Wahyu Martono, dalam video yang diunggah kanal YouTube NTMC Korlantas Polri.
1. Harley-Davidson Road Glide Police:
Mesin: V-Twin berkapasitas 1.800 cc.
Desain: Diklaim memiliki tampilan "gagah" untuk menunjang wibawa petugas.
Fitur: Dilengkapi side tank dan boks belakang untuk perlengkapan pengendara. Secara teknis tidak ada modifikasi pada mesin atau struktur dasar, hanya penambahan perangkat pengawalan seperti lampu strobo, sirene, dan Public Address System.
Harga Umum: Model solid base atau warna standar dijual di pasar umum dengan harga sekitar Rp 1,2 miliar.
2. BMW R 1300 GS:
Tipe: Motor bergaya adventure.
Fitur Unggulan: Memiliki sistem suspensi adaptif yang memungkinkan motor merendah saat berhenti dan naik secara otomatis saat digunakan, sangat berguna untuk berbagai medan jalan.
Harga Umum: Dijual di Indonesia dengan status Completely Built-Up (CBU) atau impor langsung, dibanderol mulai dari Rp 1,1 miliaran dengan status on the road (OTR) Jakarta.
Efisiensi Anggaran: Dengan harga unit yang mencapai Rp 1 miliaran per motor, alokasi anggaran ini bisa menjadi subjek perdebatan publik. Apakah investasi pada kendaraan premium ini memberikan nilai tambah yang sepadan dibandingkan dengan model yang lebih terjangkau namun tetap memenuhi standar operasional pengawalan VVIP?
Relevansi Fungsionalitas: Meskipun diklaim untuk meningkatkan citra dan fungsionalitas, sebagian besar fitur premium pada moge tersebut, seperti mesin besar dan suspensi canggih, mungkin tidak sepenuhnya terutilisasi secara optimal dalam skenario pengawalan VVIP di perkotaan yang seringkali terbatas kecepatan dan medannya. Penggunaan BMW R 1300 GS yang adventure-ready untuk VVIP juga perlu dipertimbangkan relevansi medan operasionalnya.
Akuisisi kendaraan mewah ini, di satu sisi dapat meningkatkan citra modern kepolisian. Namun di sisi lain, berpotensi memicu kritik terkait prioritas anggaran institusi, terutama jika dibandingkan dengan kebutuhan peningkatan fasilitas atau operasional kepolisian di lini terdepan yang mungkin lebih mendesak.
Meskipun demikian, peningkatan peralatan pengawalan VVIP adalah bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas pejabat penting, yang secara tidak langsung berkontribusi pada stabilitasnegara.
Kendaraan yang dimaksud adalah Harley-Davidson Road Glide Police dan BMW R 1300 GS. Penambahan armada ini diklaim bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional pengawalan VVIP serta proyeksi citra institusi kepolisian di mata publik nasional dan internasional.
“Ini adalah motor terbaru di tahun 2025 milik dari Korlantas Polri. Kali ini saya menggunakan motor Harley-Davidson Road Glide Police yang dimiliki oleh Korlantas Polri,” ungkap Master Trainer Korlantas Polri, Ipda Wahyu Martono, dalam video yang diunggah kanal YouTube NTMC Korlantas Polri.
Spesifikasi Teknis dan Fungsionalitas Premium
1. Harley-Davidson Road Glide Police:
![Korlantas Polri Perkuat Armada VVIP: Moge Premium Harley-Davidson dan BMW Senilai Rp 1 Miliar Per Unit]()
Mesin: V-Twin berkapasitas 1.800 cc.
Desain: Diklaim memiliki tampilan "gagah" untuk menunjang wibawa petugas.
Fitur: Dilengkapi side tank dan boks belakang untuk perlengkapan pengendara. Secara teknis tidak ada modifikasi pada mesin atau struktur dasar, hanya penambahan perangkat pengawalan seperti lampu strobo, sirene, dan Public Address System.
Harga Umum: Model solid base atau warna standar dijual di pasar umum dengan harga sekitar Rp 1,2 miliar.
2. BMW R 1300 GS:
![Korlantas Polri Perkuat Armada VVIP: Moge Premium Harley-Davidson dan BMW Senilai Rp 1 Miliar Per Unit]()
Tipe: Motor bergaya adventure.
Fitur Unggulan: Memiliki sistem suspensi adaptif yang memungkinkan motor merendah saat berhenti dan naik secara otomatis saat digunakan, sangat berguna untuk berbagai medan jalan.
Harga Umum: Dijual di Indonesia dengan status Completely Built-Up (CBU) atau impor langsung, dibanderol mulai dari Rp 1,1 miliaran dengan status on the road (OTR) Jakarta.
Investasi Citra vs. Kebutuhan Operasional
Investasi Korlantas Polri pada moge premium dengan nilai fantastis ini memunculkan beberapa pertanyaan kritis.Efisiensi Anggaran: Dengan harga unit yang mencapai Rp 1 miliaran per motor, alokasi anggaran ini bisa menjadi subjek perdebatan publik. Apakah investasi pada kendaraan premium ini memberikan nilai tambah yang sepadan dibandingkan dengan model yang lebih terjangkau namun tetap memenuhi standar operasional pengawalan VVIP?
Relevansi Fungsionalitas: Meskipun diklaim untuk meningkatkan citra dan fungsionalitas, sebagian besar fitur premium pada moge tersebut, seperti mesin besar dan suspensi canggih, mungkin tidak sepenuhnya terutilisasi secara optimal dalam skenario pengawalan VVIP di perkotaan yang seringkali terbatas kecepatan dan medannya. Penggunaan BMW R 1300 GS yang adventure-ready untuk VVIP juga perlu dipertimbangkan relevansi medan operasionalnya.
Akuisisi kendaraan mewah ini, di satu sisi dapat meningkatkan citra modern kepolisian. Namun di sisi lain, berpotensi memicu kritik terkait prioritas anggaran institusi, terutama jika dibandingkan dengan kebutuhan peningkatan fasilitas atau operasional kepolisian di lini terdepan yang mungkin lebih mendesak.
Meskipun demikian, peningkatan peralatan pengawalan VVIP adalah bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas pejabat penting, yang secara tidak langsung berkontribusi pada stabilitasnegara.
(dan)
Lihat Juga :