Pengembangan Kendaraan Listrik, Indonesia Bisa Belajar dari China

Senin, 14 September 2020 - 10:35 WIB
loading...
Pengembangan Kendaraan...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Indonesia diingatkan untuk bersungguh-sungguh belajar dari China dalam mengembangkan industri kendaraan listrik agar tidak mengulangi kesalahan dan kebiasaan yang sama pada masa lalu.

“Indonesia bisa belajar dari negara China. Namun, apakah Indonesia mau bersungguh-sungguh belajar dari negara itu untuk jadi produsen kendaraan listrik nasional, atau hanya akan mengulang kesalahan dan kebiasaan lamanya, dengan hanya menjadikan negara ini sebagai pasar neto yang lebih menguntungkan negara prinsipall pemegang merek, itulah yang nanti kita bisa lihat dari perjalanan waktu,” kata pengamat automotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin. (Baca: Disebut sebagai LSM, Begini Jawaban Majelis Ulama Indonesia)

Yannes mengatakan, Indonesia masih harus mengarungi perjalanan panjang dalam proses pengembangan industri kendaraan listrik . Kebijakan negara atau pemerintah merupakan aspek sangat penting dari solusi transportasi berkelanjutan berbasis baterai ini. “Ada tiga faktor penentu yang harus dipikirkan secara bersungguh-sungguh untuk mengubah berbagai kelemahan mobil listrik menjadi sebuah kekuatan, yaitu pengembangan teknologi, konsistensi dukungan pemerintah, serta perubahan perilaku individu pengguna mobil,” katanya.

Dilihat dari aspek teknologi, kesiapan komponen dan infrastruktur berupa baterai serta teknologi pendukungnya, Yannes percaya, pemerintah serius untuk mengembangkan industri kendaraan listrik. Namun, beberapa hal juga mulai mencuat adalah masalah harga energi listrik, aspek keamanan, keandalan produk, biaya produksi baterai sebagai komponen utama, serta desain kendaraan, akan menjadi hal yang harus mendapat perhatian serius.

“Harus dipikirkan benar-benar, bagaimana caranya agar dari segala aspek, kendaraan listrik ini nanti mampu bersaing dengan kendaraan bermotor yang masih menggunakan bahan bakar fosil dan alternatif yang memang masih berlimpah, seperti gas dan biofuel,” ujar Yannes.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, pengembangan industri kendaraan listrik di China mendapat dukungan penuh dari pemerintahnya sehingga bisa menjadi industri andal dan terdepan serta mampu menguasai pasar global. (Baca juga: Wabah Corona, Bolehkah Salat Memakai Masker?)

“Penelitian dan pengembangan industri kendaraan listrik di China selama ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat sebagai upaya agar para produsen bisa terus meningkatkan kualitas produksi kendaraannya,” kata Dubes Djauhari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Siapkan Baterai...
China Siapkan Baterai Berbahan Batu Bara Tanpa Emisi
Kembangkan Produksi...
Kembangkan Produksi Baterai Mobil, Toyota Indonesia Gandeng CATL
TAILG Percepat Ekspansi...
TAILG Percepat Ekspansi di Indonesia, Investor Antusias Ajukan Kerja Sama
Lawan Baterai China,...
Lawan Baterai China, AS Siap Gunakan Temuan Thomas Edison
BYD Siap Kenalkan Teknologi...
BYD Siap Kenalkan Teknologi Baru, Cas Mobil Listrik hanya 5 Menit
Terobosan Baterai Solid-State...
Terobosan Baterai Solid-State Bergantung pada Katoda Bukan Elektrolit
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Berita Terkini
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved