Lawan Baterai China, AS Siap Gunakan Temuan Thomas Edison

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:09 WIB
loading...
Lawan Baterai China,...
AS Siap Gunakan Temuan Thomas Edison. Foto/ Viet
A A A
JAKARTA - Jenis baterai yang dianggap usang selama lebih dari seabad kini kembali menarik perhatian para ilmuwan dan pelaku bisnis seiring dunia memasuki transisi energi berskala besar

Dari penemuan Thomas Edison hingga teknologi yang ditinggalkan
Pada tahun 1901, Thomas Edison memperkenalkan baterai nikel-besi (Ni-Fe) dengan harapan dapat menggantikan baterai timbal-asam yang ada saat itu.

Jenis baterai ini memiliki struktur yang relatif sederhana, dengan elektroda positif yang terbuat dari nikel oksida, elektroda negatif dari besi, dan larutan elektrolit alkali.

Sejak awal, baterai Ni-Fe menunjukkan keunggulan yang jelas dalam daya tahannya yang superior dibandingkan dengan banyak teknologi penyimpanan energi lainnya.

Dalam kondisi pengoperasian yang sesuai, baterai nikel-besi dapat beroperasi dengan andal selama beberapa dekade, bahkan hingga 30-50 tahun, tanpa degradasi yang signifikan.

Kemampuannya untuk menahan banyak siklus pengisian-pengosongan yang dalam tanpa kerusakan menjadikannya salah satu jenis baterai paling tahan lama yang pernah dikembangkan.

Namun, keterbatasan kinerja inilah yang menyebabkan penemuan ini dengan cepat ditinggalkan. Baterai Ni-Fe memiliki kecepatan pengisian yang lambat dan efisiensi energi yang lebih rendah dibandingkan dengan baterai timbal-asam, belum lagi ukurannya yang besar dan biaya investasi awal yang relatif tinggi dalam konteks awal abad ke-20.

Seiring munculnya teknologi baru, terutama lithium-besi, dengan kepadatan energi yang tinggi dan kemampuan pengisian daya yang cepat, baterai nikel-besi secara bertahap menghilang dari arus utama teknologi penyimpanan energi.

Selama lebih dari 120 tahun, jenis baterai ini hampir secara eksklusif digunakan dalam aplikasi yang sangat terbatas seperti sistem daya mandiri atau lingkungan yang membutuhkan daya tahan tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Berita Terkini
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Perkuat Armada EV, MPMRent...
Perkuat Armada EV, MPMRent Gandeng Wuling Motors
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved