PSBB Jilid Lagi, Grab Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan yang Telah Ada
Senin, 14 September 2020 - 14:14 WIB
loading...
ILUSTRASI trasportasi online. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Menyambut keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II di Ibu Kota, Grab Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ada. BACA JUGA -Tak Bisa Berdamai, Sembuh dari Infeksi Mutasi COVID-19 'D614G' Bisa Stroke
Berbeda dari PSBB sebelumnya pada April lalu, layanan ojek online (ojol) seperti Grab, kali ini diperbolehkan pengangkut penumpang.
“Grab telah dan akan terus mempersiapkan berbagai prosedur kesehatan dan keamanan, serta memastikan kesiapan mitra pengemudi dan penumpang,” jelas Uun Ainurrofiq, Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima Sindonews, Senin (14/9/2020). BACA JUGA - Mutasi Sempurna COVID-19 Terjadi di Indonesia, Dunia Keluarkan Tanda Bahaya
Sejak awal pandemik, Grab Indonesia mengaku telah secara aktif mengimbau semua mitra pengemudi dan pengiriman untuk mengutamakan kesehatan, serta mengambil tindakan pencegahan secara menyeluruh.
Pencegahan yang dimaksud adalah mengenakan masker dan sarung tangan setiap saat, mendisinfeksi kendaraan dan tas pengiriman secara teratur, sering mencuci dan membersihkan tangan.
Berbeda dari PSBB sebelumnya pada April lalu, layanan ojek online (ojol) seperti Grab, kali ini diperbolehkan pengangkut penumpang.
“Grab telah dan akan terus mempersiapkan berbagai prosedur kesehatan dan keamanan, serta memastikan kesiapan mitra pengemudi dan penumpang,” jelas Uun Ainurrofiq, Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima Sindonews, Senin (14/9/2020). BACA JUGA - Mutasi Sempurna COVID-19 Terjadi di Indonesia, Dunia Keluarkan Tanda Bahaya
Sejak awal pandemik, Grab Indonesia mengaku telah secara aktif mengimbau semua mitra pengemudi dan pengiriman untuk mengutamakan kesehatan, serta mengambil tindakan pencegahan secara menyeluruh.
Pencegahan yang dimaksud adalah mengenakan masker dan sarung tangan setiap saat, mendisinfeksi kendaraan dan tas pengiriman secara teratur, sering mencuci dan membersihkan tangan.
Lihat Juga :