Dari Xiaomi SU7 hingga Off-road Gunung: Teknologi Lampu AES Unjuk Gigi
Kamis, 20 November 2025 - 09:02 WIB
loading...
BullAES membangun reputasi sebagai penyedia lampu Bi-LED dan Bi-Laser untuk mobil dan motor. Foto: BullAES
A
A
A
JAKARTA - Keselamatan berkendara di malam hari kembali menjadi perbincangan penting di industri otomotif. Di tengah meningkatnya jumlah kendaraan dan kompleksitas lalu lintas perkotaan, kebutuhan lampu yang lebih terang, presisi, dan ramah pengendara lain menjadi prioritas global.
Di ruang inilah Guangzhou AES Car Parts Co., Ltd., produsen pencahayaan otomotif yang berdiri sejak 2003 di Guangzhou, China, memperluas langkahnya ke Indonesia melalui merek BullAES.
Selama lebih dari dua dekade, AES bergerak sebagai perusahaan industri dan perdagangan terpadu yang mengembangkan lensa proyektor bi-LED, laser otomotif, lensa kabut, lampu DRL, dan beragam komponen retrofit kendaraan.
Perusahaan ini menggabungkan riset, produksi, penjualan, hingga layanan sumber cahaya dalam satu lini komando yang terintegrasi.
“Filosofi kami sederhana: beradaptasi dengan pasar dan melayani pelanggan,” tulis keterangan resmi mereka. Prinsip itu mendorong ekspansi besar-besaran AES ke lebih dari 110 negara dan wilayah, termasuk Amerika, Eropa, Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.
AES mengelola sejumlah merek independen, termasuk AES dan UPS WAY MAKER, dua nama yang kini banyak muncul di komunitas modifikasi lampu mobil. Kehadiran keduanya berbasis pada kredibilitas teknis yang dibangun lewat setumpuk sertifikasi internasional.
AES tercatat telah mengantongi lebih dari 100 paten industri, ditambah sederet standar mutu bergengsi:
Sertifikasi EMARK Eropa, penanda bahwa produk memenuhi standar keselamatan wilayah Uni Eropa.
Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, jaminan bahwa proses produksi berjalan efisien dan konsisten.
Sertifikasi Mutu US DOT, standar keselamatan dari Departemen Transportasi Amerika Serikat.
IATF 16949, standar tertinggi industri otomotif global yang menjadi acuan produsen komponen kelas dunia.
Kombinasi riset, sertifikasi, dan lini produksi skala besar itu juga menjadi dasar AES menyediakan layanan OEM dan ODM bagi berbagai produsen kendaraan.
Selama bertahun-tahun, BullAES membangun reputasi sebagai penyedia lampu Bi-LED dan Bi-Laser untuk mobil dan motor. Produk mereka digunakan komunitas modifikasi, bengkel spesialis, hingga konsumen yang mencari peningkatan visibilitas berkendara.
Dua Influencer Otomotif Dikirim ke Guangzhou
Untuk memperlihatkan kemampuan produk, AES mengundang dua figur otomotif Indonesia, Ziko Garasi Drift dan Jejelogy, dalam program “World Tour On The Road” di Guangzhou.
Ziko Garasi Drift: Menguji Xiaomi SU7 Berlampu UPS Way Maker
Ziko diberi kesempatan menguji sedan listrik Xiaomi SU7 yang telah dipasangi lensa UPS Way Maker. Uji coba diawali dengan kunjungan ke pabrik AES untuk melihat proses produksi.
Pengujian dilanjutkan di jalanan malam Guangzhou—kawasan kota padat dengan pencahayaan minim di beberapa titik. Fokusnya adalah melihat bagaimana lampu UPS Way Maker meningkatkan jarak pandang.
Hasilnya, menurut laporan, peningkatan visibilitas cukup signifikan, terutama pada jalur padat kendaraan. Uji jalan ini menegaskan peran lampu aftermarket kualitas tinggi dalam menyokong keselamatan berkendara di kota besar.
Jejelogy: Menguji AES di Medan Off-road Guangzhou
Jejelogy menghadapi skenario berbeda: jalur pegunungan dengan medan ekstrem. Produk AES dipasang pada Tank 300, kendaraan off-road populer di China.
Jejelogy diuji di tanjakan curam, jalur berbatu, hingga jalan berlubang gelap. Kesan utama dari pengujian adalah kemampuan lampu AES menjaga visibilitas di titik-titik tersulit yang biasanya menyulitkan lampu bawaan pabrik.
Ia menyebut pengalaman ini sebagai bukti bahwa produk AES tidak hanya kuat di aspal perkotaan, tetapi juga tangguh di jalur petualangan.
Dengan distribusi ke 110 negara, 100 paten, dan sertifikasi internasional kelas premium, AES berada pada posisi pemain besar di industri pencahayaan otomotif. Portofolio lengkap mulai dari bi-LED hingga laser menunjukkan orientasi perusahaan pada masa depan lampu pintar dan efisien.
Masuknya AES melalui BullAES ke Indonesia juga terjadi saat kesadaran masyarakat terhadap keselamatan malam meningkat. Pasar kendaraan yang besar—lebih dari 20 juta sepeda motor dan mobil aktif setiap hari—membuka ruang bagi teknologi lampu yang lebih presisi dan tidak menyilaukan.
Investasi internal perusahaan pada layanan OEM/ODM juga memberi sinyal bahwa AES berorientasi jangka panjang, bukan sekadar bermain di pasar ritelmodifikasi.
Di ruang inilah Guangzhou AES Car Parts Co., Ltd., produsen pencahayaan otomotif yang berdiri sejak 2003 di Guangzhou, China, memperluas langkahnya ke Indonesia melalui merek BullAES.
Selama lebih dari dua dekade, AES bergerak sebagai perusahaan industri dan perdagangan terpadu yang mengembangkan lensa proyektor bi-LED, laser otomotif, lensa kabut, lampu DRL, dan beragam komponen retrofit kendaraan.
Perusahaan ini menggabungkan riset, produksi, penjualan, hingga layanan sumber cahaya dalam satu lini komando yang terintegrasi.
“Filosofi kami sederhana: beradaptasi dengan pasar dan melayani pelanggan,” tulis keterangan resmi mereka. Prinsip itu mendorong ekspansi besar-besaran AES ke lebih dari 110 negara dan wilayah, termasuk Amerika, Eropa, Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.
AES mengelola sejumlah merek independen, termasuk AES dan UPS WAY MAKER, dua nama yang kini banyak muncul di komunitas modifikasi lampu mobil. Kehadiran keduanya berbasis pada kredibilitas teknis yang dibangun lewat setumpuk sertifikasi internasional.
AES tercatat telah mengantongi lebih dari 100 paten industri, ditambah sederet standar mutu bergengsi:
Sertifikasi EMARK Eropa, penanda bahwa produk memenuhi standar keselamatan wilayah Uni Eropa.
Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, jaminan bahwa proses produksi berjalan efisien dan konsisten.
Sertifikasi Mutu US DOT, standar keselamatan dari Departemen Transportasi Amerika Serikat.
IATF 16949, standar tertinggi industri otomotif global yang menjadi acuan produsen komponen kelas dunia.
Kombinasi riset, sertifikasi, dan lini produksi skala besar itu juga menjadi dasar AES menyediakan layanan OEM dan ODM bagi berbagai produsen kendaraan.
BullAES, Wajah Resmi AES di Indonesia
Di Indonesia, AES diwakili oleh BullAES, yang berada di bawah pengelolaan Setia Utama Bullaes. Merek ini resmi hadir sejak 2007 dan telah memegang hak paten sebagai distributor sah produk AES.Selama bertahun-tahun, BullAES membangun reputasi sebagai penyedia lampu Bi-LED dan Bi-Laser untuk mobil dan motor. Produk mereka digunakan komunitas modifikasi, bengkel spesialis, hingga konsumen yang mencari peningkatan visibilitas berkendara.
Dua Influencer Otomotif Dikirim ke Guangzhou
![Dari Xiaomi SU7 hingga Off-road Gunung: Teknologi Lampu AES Unjuk Gigi]()
Untuk memperlihatkan kemampuan produk, AES mengundang dua figur otomotif Indonesia, Ziko Garasi Drift dan Jejelogy, dalam program “World Tour On The Road” di Guangzhou.
Ziko Garasi Drift: Menguji Xiaomi SU7 Berlampu UPS Way Maker
Ziko diberi kesempatan menguji sedan listrik Xiaomi SU7 yang telah dipasangi lensa UPS Way Maker. Uji coba diawali dengan kunjungan ke pabrik AES untuk melihat proses produksi.
Pengujian dilanjutkan di jalanan malam Guangzhou—kawasan kota padat dengan pencahayaan minim di beberapa titik. Fokusnya adalah melihat bagaimana lampu UPS Way Maker meningkatkan jarak pandang.
Hasilnya, menurut laporan, peningkatan visibilitas cukup signifikan, terutama pada jalur padat kendaraan. Uji jalan ini menegaskan peran lampu aftermarket kualitas tinggi dalam menyokong keselamatan berkendara di kota besar.
Jejelogy: Menguji AES di Medan Off-road Guangzhou
![Dari Xiaomi SU7 hingga Off-road Gunung: Teknologi Lampu AES Unjuk Gigi]()
Jejelogy menghadapi skenario berbeda: jalur pegunungan dengan medan ekstrem. Produk AES dipasang pada Tank 300, kendaraan off-road populer di China.
Jejelogy diuji di tanjakan curam, jalur berbatu, hingga jalan berlubang gelap. Kesan utama dari pengujian adalah kemampuan lampu AES menjaga visibilitas di titik-titik tersulit yang biasanya menyulitkan lampu bawaan pabrik.
Ia menyebut pengalaman ini sebagai bukti bahwa produk AES tidak hanya kuat di aspal perkotaan, tetapi juga tangguh di jalur petualangan.
Dengan distribusi ke 110 negara, 100 paten, dan sertifikasi internasional kelas premium, AES berada pada posisi pemain besar di industri pencahayaan otomotif. Portofolio lengkap mulai dari bi-LED hingga laser menunjukkan orientasi perusahaan pada masa depan lampu pintar dan efisien.
Masuknya AES melalui BullAES ke Indonesia juga terjadi saat kesadaran masyarakat terhadap keselamatan malam meningkat. Pasar kendaraan yang besar—lebih dari 20 juta sepeda motor dan mobil aktif setiap hari—membuka ruang bagi teknologi lampu yang lebih presisi dan tidak menyilaukan.
Investasi internal perusahaan pada layanan OEM/ODM juga memberi sinyal bahwa AES berorientasi jangka panjang, bukan sekadar bermain di pasar ritelmodifikasi.
(dan)
Lihat Juga :