EVMoto Hadirkan 100.000 Pengemudi, Potongan Aplikasi Cuma 9 Persen
Selasa, 23 Desember 2025 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Pemilihan ECGO sebagai tulang punggung armada didasarkan pada spesifikasi teknis yang mumpuni untuk operasional ojek daring. Motor ECGO dibekali dua baterai yang mampu menempuh jarak 140 kilometer dalam sekali pengisian daya.
"Model dua baterai ini memungkinkan pengemudi mengurangi frekuensi penukaran baterai secara signifikan. Mereka bisa fokus menerima pesanan, melayani rute jarak jauh, dan memanfaatkan waktu istirahat malam atau makan siang untuk mengisi daya mandiri," jelas Jason.
Fleksibilitas ini—bisa cas mandiri atau tukar baterai—menjadi solusi atas keterbatasan infrastruktur stasiun penukaran baterai (swap station) yang sering menjadi kendala ekspansi ke kota-kota kecil.
Data menunjukkan Indonesia memiliki 6 juta pengemudi ojek daring terdaftar, dengan 4 juta unit motor beroperasi setiap hari menempuh rata-rata 150 kilometer.
Akumulasi emisi gas buang dari aktivitas ini sangat masif. Jason mengestimasi, jika EVMoto berhasil menggantikan 1 juta motor bensin dengan listrik, emisi karbon dioksida (CO2) dapat ditekan hingga 4,93 juta ton per tahun.
William Teng, CEO ECGO sekaligus Presiden Direktur KRYA, menegaskan kesiapan rantai pasoknya untuk mendukung ambisi tersebut. Dengan pengalaman tujuh tahun di Indonesia dan dukungan manufaktur komponen dari KRYA, ECGO optimistis dapat memenuhi kebutuhan ekspansi EVMoto yang berencana merambah 10 kota utama di Indonesia pada tahun 2026.
Ke depan, ambisi EVMoto tidak berhenti di roda dua. Platform ini diproyeksikan berkembang ke layanan kendaraan listrik roda tiga dan roda empat. Pendaftaran mitra pengemudi pun telah dibuka melalui kanal digital resmi mereka.
"Model dua baterai ini memungkinkan pengemudi mengurangi frekuensi penukaran baterai secara signifikan. Mereka bisa fokus menerima pesanan, melayani rute jarak jauh, dan memanfaatkan waktu istirahat malam atau makan siang untuk mengisi daya mandiri," jelas Jason.
Fleksibilitas ini—bisa cas mandiri atau tukar baterai—menjadi solusi atas keterbatasan infrastruktur stasiun penukaran baterai (swap station) yang sering menjadi kendala ekspansi ke kota-kota kecil.
Data menunjukkan Indonesia memiliki 6 juta pengemudi ojek daring terdaftar, dengan 4 juta unit motor beroperasi setiap hari menempuh rata-rata 150 kilometer.
Akumulasi emisi gas buang dari aktivitas ini sangat masif. Jason mengestimasi, jika EVMoto berhasil menggantikan 1 juta motor bensin dengan listrik, emisi karbon dioksida (CO2) dapat ditekan hingga 4,93 juta ton per tahun.
William Teng, CEO ECGO sekaligus Presiden Direktur KRYA, menegaskan kesiapan rantai pasoknya untuk mendukung ambisi tersebut. Dengan pengalaman tujuh tahun di Indonesia dan dukungan manufaktur komponen dari KRYA, ECGO optimistis dapat memenuhi kebutuhan ekspansi EVMoto yang berencana merambah 10 kota utama di Indonesia pada tahun 2026.
Ke depan, ambisi EVMoto tidak berhenti di roda dua. Platform ini diproyeksikan berkembang ke layanan kendaraan listrik roda tiga dan roda empat. Pendaftaran mitra pengemudi pun telah dibuka melalui kanal digital resmi mereka.
(dan)
Lihat Juga :