Wacana Grab-Gojek Merger Makin Kuat Setelah Dapat Restu dari Bos Softbank
Rabu, 16 September 2020 - 18:54 WIB
loading...
ilustrasi angkutan online. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Gojek dan Grab kembali dilaporkan sedang dalam perbincangan untuk merger. Hal tersebut didukung oleh para investor, termasuk salah satu investor kuat mereka yakni SoftBank.(Baca: Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 25 Hotel untuk Tempat Isolasi OTG Covid-19 )
Menurut laporan dari Financial Times, dukungan itu ada setelah pendiri SoftBank Masayoshi Son memberikan restu merger keduanya.
Diskusi untuk Gojek dan Grab merger ini muncul ketika keduanya sama-sama merugi karena pembatasan wilayah terkait virus Corona, terutama di Indonesia di mana mereka bersaing paling ketat.
Valuasi Gojek dan Grab turun di pasar sekunder di mana saham diperdagangkan secara informal.(Baca juga: Hotel Bintang Dua dan Bintang Tiga Disiapkan untuk Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 )
Sebelumnya, pembicaraan merger antara Grab dan Gojek sudah terjadi sejak enam bulan lalu, namun terhalang oleh restu dari SoftBank.
Menurut laporan dari Financial Times, dukungan itu ada setelah pendiri SoftBank Masayoshi Son memberikan restu merger keduanya.
Diskusi untuk Gojek dan Grab merger ini muncul ketika keduanya sama-sama merugi karena pembatasan wilayah terkait virus Corona, terutama di Indonesia di mana mereka bersaing paling ketat.
Valuasi Gojek dan Grab turun di pasar sekunder di mana saham diperdagangkan secara informal.(Baca juga: Hotel Bintang Dua dan Bintang Tiga Disiapkan untuk Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 )
Sebelumnya, pembicaraan merger antara Grab dan Gojek sudah terjadi sejak enam bulan lalu, namun terhalang oleh restu dari SoftBank.
Lihat Juga :