Tsunami Limbah 1 Juta Ton Baterai Mobil Listrik China di 2030

Sabtu, 03 Januari 2026 - 11:55 WIB
loading...
A A A
Lembaga riset EVtank mengestimasi volume total baterai EV yang pensiun di China mencapai 820.000 ton pada 2025 saja, dan angkanya diprediksi menembus 1 juta ton per tahun pada 2030.

Tumpukan limbah ini menguji ekosistem daur ulang China yang belum matang sepenuhnya. Hingga akhir November 2025, tercatat ada sekitar 180.000 perusahaan yang terlibat dalam daur ulang baterai.

Ledakannya luar biasa: lebih dari 30.000 perusahaan baru terdaftar sejak Januari 2025, dan lebih dari 60 persen total perusahaan baru berdiri dalam tiga tahun terakhir. Sayangnya, angka ini mencakup pasar gelap yang tak teregulasi.

Pasar Hantu: Cara Kotor Main Bersih

Ironi terbesar dalam industri ini adalah persaingan tidak sehat antara pemain legal dan ilegal. Pusat daur ulang ilegal atau "pasar hantu" mampu menawarkan harga beli yang lebih tinggi kepada konsumen seperti Wang Lei.

Mengapa? Karena mereka memangkas biaya operasional dengan mengabaikan standar keselamatan dan lingkungan.
Gary Lin, mantan pekerja di beberapa bengkel daur ulang tak berizin antara 2022 hingga 2024, membongkar praktik mengerikan ini.

Menurutnya, para pekerja membongkar baterai secara paksa (brute force), menyusun ulang sel-sel yang masih hidup menjadi paket baru, dan menjualnya kembali seolah-olah itu barang "baru".

"Semuanya dilakukan dengan cara yang sangat kasar. Air limbah yang digunakan untuk merendam baterai sering kali dibuang langsung ke selokan," ungkap Lin.

Jika baterai sudah terlalu rusak, mereka hanya menghancurkannya dan menjualnya kiloan kepada pengekstraksi logam langka. Risiko kebakaran, ledakan, serta kontaminasi racun ke tanah dan air menjadi ancaman nyata yang diabaikan demi profit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
Gelombang Raksasa Nikel...
Gelombang Raksasa Nikel di Bursa Saham RI: Akankah BLUE Menuju Ekosistem EV?
Energi Ramah Lingkungan...
Energi Ramah Lingkungan Solusi Peningkatan Keamanan Baterai Nasional
Rekomendasi
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Berita Terkini
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Infografis
Kereta Listrik Bertenaga...
Kereta Listrik Bertenaga Baterai Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved