Presiden Lee Jae-myung Akui Teknologi Korsel Kalah Tertinggal dari China
Minggu, 04 Januari 2026 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Data perdagangan dan laporan industri menunjukkan bahwa ekspor kkendaraan China ke Korea Selatan telah meningkat.
Pada saat yang sama, pemasok suku cadang Korea menghadapi tekanan yang semakin besar dari produsen komponen China di bidang-bidang seperti motor listrik, elektronika daya, dan material baterai.
Sementara itu, produsen mobil Korea Selatan terus memperluas investasi penelitian dan pengembangan di bidang elektrifikasi dan kendaraan cerdas, yang mencerminkan upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka.
Lee mengatakan bahwa China dan Korea Selatan memiliki rantai pasokan industri yang terintegrasi secara mendalam dan menekankan pentingnya menghindari konfrontasi dalam hubungan ekonomi.
Kunjungannya mencakup pertemuan dengan para pemimpin Tiongkok dan perwakilan bisnis, dengan diskusi yang diharapkan mencakup kerangka kerja kerja sama di bidang manufaktur canggih, termasuk industri otomotif dan energi baru.
Kunjungan ini berlangsung ketika kedua negara menyesuaikan strategi industri di tengah persaingan yang semakin ketat dalam kendaraan listrik, baterai, dan teknologi otomotif.
Pada saat yang sama, pemasok suku cadang Korea menghadapi tekanan yang semakin besar dari produsen komponen China di bidang-bidang seperti motor listrik, elektronika daya, dan material baterai.
Sementara itu, produsen mobil Korea Selatan terus memperluas investasi penelitian dan pengembangan di bidang elektrifikasi dan kendaraan cerdas, yang mencerminkan upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka.
Lee mengatakan bahwa China dan Korea Selatan memiliki rantai pasokan industri yang terintegrasi secara mendalam dan menekankan pentingnya menghindari konfrontasi dalam hubungan ekonomi.
Kunjungannya mencakup pertemuan dengan para pemimpin Tiongkok dan perwakilan bisnis, dengan diskusi yang diharapkan mencakup kerangka kerja kerja sama di bidang manufaktur canggih, termasuk industri otomotif dan energi baru.
Kunjungan ini berlangsung ketika kedua negara menyesuaikan strategi industri di tengah persaingan yang semakin ketat dalam kendaraan listrik, baterai, dan teknologi otomotif.
(wbs)
Lihat Juga :