Hyundai Siap Kerahkan Pasukan Tentara Robot di CES 2026
Kamis, 08 Januari 2026 - 14:23 WIB
loading...
Hyindai siap terjunkan robot di CES 2026. FOTO/ HYUNDAI
A
A
A
SEOUL - Hyundai Motor Group mengambil langkah berbeda di CES ketika memilih untuk memamerkan robot dalam skala besar, alih-alih mobil konsep atau kendaraan listrik futuristik.
Langkah ini diambil setelah akuisisi Boston Dynamics tahun sebelumnya, dengan nilai sekitar USD 1,1 miliar.
Di CES tahun ini, stan Hyundai hampir seluruhnya dipenuhi robot. Ini menunjukkan pergeseran strategis perusahaan, yang tidak lagi melihat mobilitas hanya sebagai mobil, tetapi sebagai ekosistem mobilitas yang lebih luas.
Hyundai melihat robot sebagai bagian dari sistem mobilitas masa depan. Tidak hanya untuk bergerak di jalan raya, tetapi juga di dalam gedung, daerah perkotaan, dan bersama manusia.
Konsep ini digambarkan sebagai upaya untuk memperluas kemampuan manusia, baik dalam hal mobilitas, keselamatan, atau produktivitas sehari-hari.
Di antara teknologi yang dipamerkan adalah eksoskeleton seperti Vest Exoskeleton dan Chairless Exoskeleton. Sistem ini dirancang untuk membantu pekerja industri mengangkat beban berat dan mengurangi kelelahan.
Dalam jangka panjang, teknologi eksoskeleton ini juga berpotensi membantu individu penyandang disabilitas untuk bergerak lebih bebas dan mandiri.
Hyundai juga memperkenalkan Plug and Drive, atau PnD, sebuah sistem mobilitas modular. Desainnya menyerupai kombinasi kursi roda dan pod mobilitas.
PnD dapat bergerak secara mandiri di dalam gedung, menggunakan lift, bergerak di trotoar, dan kemudian terhubung ke modul kendaraan lain untuk perjalanan yang lebih panjang. Sistem ini jelas ditargetkan untuk penggunaan perkotaan dan lansia.
Inovasi lainnya adalah MobED, platform mobilitas kecil dengan sistem roda khusus yang memungkinkannya tetap stabil bahkan di permukaan yang tidak rata.
MobED dikombinasikan dengan modul Penggerak dan Pengangkat yang mengintegrasikan sistem penggerak, kemudi, dan pengereman dalam satu struktur. Platform ini cocok untuk logistik, robot pengiriman, dan penggunaan industri.
Boston Dynamics juga memperkenalkan robot Spot, yang saat ini digunakan dalam situasi dunia nyata seperti pemetaan area berbahaya. Robot ini dapat menggantikan manusia di lokasi berisiko tinggi, sehingga meningkatkan tingkat keselamatan operasional.
Hyundai menegaskan bahwa robot semacam itu akan terus dikembangkan untuk penggunaan industri, penyelamatan, dan keselamatan publik
Meskipun sebagian besar teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, Hyundai menegaskan bahwa robotika adalah investasi jangka panjang. Teknologi ini akan diintegrasikan ke dalam mobil, sistem mobilitas perkotaan, dan teknologi yang dapat dikenakan.
Secara keseluruhan, Hyundai kini beralih dari sekadar produsen mobil menjadi perusahaan mobilitas komprehensif, dengan robot sebagai salah satu pilar utama masa depan mereka.
Langkah ini diambil setelah akuisisi Boston Dynamics tahun sebelumnya, dengan nilai sekitar USD 1,1 miliar.
Di CES tahun ini, stan Hyundai hampir seluruhnya dipenuhi robot. Ini menunjukkan pergeseran strategis perusahaan, yang tidak lagi melihat mobilitas hanya sebagai mobil, tetapi sebagai ekosistem mobilitas yang lebih luas.
Hyundai melihat robot sebagai bagian dari sistem mobilitas masa depan. Tidak hanya untuk bergerak di jalan raya, tetapi juga di dalam gedung, daerah perkotaan, dan bersama manusia.
Konsep ini digambarkan sebagai upaya untuk memperluas kemampuan manusia, baik dalam hal mobilitas, keselamatan, atau produktivitas sehari-hari.
Di antara teknologi yang dipamerkan adalah eksoskeleton seperti Vest Exoskeleton dan Chairless Exoskeleton. Sistem ini dirancang untuk membantu pekerja industri mengangkat beban berat dan mengurangi kelelahan.
Dalam jangka panjang, teknologi eksoskeleton ini juga berpotensi membantu individu penyandang disabilitas untuk bergerak lebih bebas dan mandiri.
Hyundai juga memperkenalkan Plug and Drive, atau PnD, sebuah sistem mobilitas modular. Desainnya menyerupai kombinasi kursi roda dan pod mobilitas.
PnD dapat bergerak secara mandiri di dalam gedung, menggunakan lift, bergerak di trotoar, dan kemudian terhubung ke modul kendaraan lain untuk perjalanan yang lebih panjang. Sistem ini jelas ditargetkan untuk penggunaan perkotaan dan lansia.
Inovasi lainnya adalah MobED, platform mobilitas kecil dengan sistem roda khusus yang memungkinkannya tetap stabil bahkan di permukaan yang tidak rata.
MobED dikombinasikan dengan modul Penggerak dan Pengangkat yang mengintegrasikan sistem penggerak, kemudi, dan pengereman dalam satu struktur. Platform ini cocok untuk logistik, robot pengiriman, dan penggunaan industri.
Boston Dynamics juga memperkenalkan robot Spot, yang saat ini digunakan dalam situasi dunia nyata seperti pemetaan area berbahaya. Robot ini dapat menggantikan manusia di lokasi berisiko tinggi, sehingga meningkatkan tingkat keselamatan operasional.
Hyundai menegaskan bahwa robot semacam itu akan terus dikembangkan untuk penggunaan industri, penyelamatan, dan keselamatan publik
Meskipun sebagian besar teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, Hyundai menegaskan bahwa robotika adalah investasi jangka panjang. Teknologi ini akan diintegrasikan ke dalam mobil, sistem mobilitas perkotaan, dan teknologi yang dapat dikenakan.
Secara keseluruhan, Hyundai kini beralih dari sekadar produsen mobil menjadi perusahaan mobilitas komprehensif, dengan robot sebagai salah satu pilar utama masa depan mereka.
(wbs)
Lihat Juga :