Brio Satya S CVT Meluncur Tanpa Seremoni, Solusi Mobil Matic Honda Paling Terjangkau
Selasa, 27 Januari 2026 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Dengan hadirnya opsi CVT di varian terendah, Honda secara efektif memperluas jaring pasarnya untuk menangkap segmen entry-level yang sebelumnya mungkin beralih ke kompetitor demi mendapatkan transmisi matik murah.
Di atas kertas, mesin ini mampu menyemburkan tenaga maksimum 90 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi puncak 110 Nm pada 4.800 rpm. Angka ini masih menjadi salah satu yang terbesar di kelas LCGC 1.200 cc, menjanjikan karakter berkendara yang responsif.
Nilai jual utamanya terletak pada penyematkan teknologi Continuously Variable Transmission (CVT) Earth Dreams Technology. Transmisi ini menawarkan perpindahan gigi yang halus tanpa hentakan konvensional, memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik—faktor krusial bagi konsumen LCGC yang sensitif terhadap biaya operasional jangka panjang.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, menegaskan bahwa varian ini lahir dari kebutuhan pasar yang berubah.
"Penambahan varian Brio Satya S CVT merupakan langkah kami untuk memberikan pilihan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Melalui varian ini, kami menghadirkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis yang tetap efisien, terjangkau, dan fun to drive, tanpa mengorbankan value yang menjadi kekuatan utama Honda Brio," ujar Billy dalam keterangan resminya, Minggu (19/1/2026).
[arabOpen][arabClose]
Langkah ini juga menjadi benteng pertahanan Honda terhadap gempuran model lain di daftar terlaris 2025. Di bawah Brio, terdapat Toyota Calya (31.378 unit) dan Toyota Agya (15.993 unit) serta Daihatsu Ayla (10.750 unit).
Harga Lebih Murah, Apa yang Dipangkas?
Secara teknis, Honda Brio Satya S CVT tidak mengalami penurunan spesifikasi mesin meski harganya ditekan. Mobil ini tetap menggendong mesin 1.200 cc 4-silinder i-VTEC yang bertenaga.Di atas kertas, mesin ini mampu menyemburkan tenaga maksimum 90 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi puncak 110 Nm pada 4.800 rpm. Angka ini masih menjadi salah satu yang terbesar di kelas LCGC 1.200 cc, menjanjikan karakter berkendara yang responsif.
Nilai jual utamanya terletak pada penyematkan teknologi Continuously Variable Transmission (CVT) Earth Dreams Technology. Transmisi ini menawarkan perpindahan gigi yang halus tanpa hentakan konvensional, memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik—faktor krusial bagi konsumen LCGC yang sensitif terhadap biaya operasional jangka panjang.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, menegaskan bahwa varian ini lahir dari kebutuhan pasar yang berubah.
"Penambahan varian Brio Satya S CVT merupakan langkah kami untuk memberikan pilihan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Melalui varian ini, kami menghadirkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis yang tetap efisien, terjangkau, dan fun to drive, tanpa mengorbankan value yang menjadi kekuatan utama Honda Brio," ujar Billy dalam keterangan resminya, Minggu (19/1/2026).
[arabOpen][arabClose]
Peta Kompetisi dan Strategi Harga
Dengan harga rekomendasi Rp 183.500.000 untuk wilayah Jakarta dan kepemilikan mobil pertama, Brio Satya S CVT memposisikan diri sebagai "pintu masuk" baru bagi konsumen yang ingin naik kelas dari sepeda motor atau pembeli mobil pertama (first-time buyer).Langkah ini juga menjadi benteng pertahanan Honda terhadap gempuran model lain di daftar terlaris 2025. Di bawah Brio, terdapat Toyota Calya (31.378 unit) dan Toyota Agya (15.993 unit) serta Daihatsu Ayla (10.750 unit).
Lihat Juga :