BYD Bersiap Bawa Plug-in Hybrid ke Indonesia, Mobil Offroad, hingga MPV Keluarga?
Rabu, 11 Februari 2026 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Luther, respons terhadap SUV premium offroad cukup menjanjikan. “Kami ingin melihat premium seperti apa responsnya, khususnya offroad. Bahkan sudah ada permintaan. Artinya ada market premium yang terasosiasi dengan aktivitas offroad yang bisa diminati,” katanya.
Produk tersebut, kata dia, secara teknis sudah siap masuk Indonesia. “Produk sudah ready, sudah siap dibawa. Tinggal timing yang tepat,” ujar Luther.
BYD masih menunggu momentum permintaan konsumen premium agar peluncuran bisa langsung memberikan hasil nyata.
Salah satunya adalah BYD M6 DM-i, MPV 7 penumpang dengan sistem plug-in hybrid. Di atas kertas, model ini berpeluang menjadi MPV PHEV terjangkau, segmen yang belum banyak tersentuh di Indonesia.
Dengan karakter keluarga, efisiensi bahan bakar, dan kemampuan berkendara listrik untuk rute harian, M6 PHEV dinilai relevan dengan kebutuhan pasar domestik.
Selain itu, ada Sealion 6 DM-i, SUV PHEV dengan teknologi Dual Mode generasi terbaru BYD. Model ini mengedepankan efisiensi energi, jarak tempuh gabungan yang panjang, serta pengalaman berkendara halus khas EV, namun tanpa kecemasan jarak tempuh.
Hingga kini, BYD belum mengumumkan harga resmi untuk model-model PHEV tersebut di Indonesia. Namun pengalaman di pasar global menunjukkan bahwa PHEV BYD umumnya diposisikan di bawah EV premium, namun di atas mobil konvensional, menjadikannya opsi kompromi yang rasional.
Soal Timing dan Pasar Premium
Meski teknologi sudah tersedia, BYD mengakui bahwa waktu peluncuran menjadi faktor kunci. Untuk teknologi performa tinggi seperti platform e3—yang sebelumnya dipamerkan sebagai basis kendaraan premium—BYD masih melakukan pengamatan.
Produk tersebut, kata dia, secara teknis sudah siap masuk Indonesia. “Produk sudah ready, sudah siap dibawa. Tinggal timing yang tepat,” ujar Luther.
BYD masih menunggu momentum permintaan konsumen premium agar peluncuran bisa langsung memberikan hasil nyata.
Bukan Hanya Offroad, MPV dan SUV Hybrid Mengintai
Menariknya, Denza B5 bukan satu-satunya opsi. BYD sebenarnya memiliki portofolio PHEV yang jauh lebih luas dan potensial untuk pasar Indonesia.Salah satunya adalah BYD M6 DM-i, MPV 7 penumpang dengan sistem plug-in hybrid. Di atas kertas, model ini berpeluang menjadi MPV PHEV terjangkau, segmen yang belum banyak tersentuh di Indonesia.
Dengan karakter keluarga, efisiensi bahan bakar, dan kemampuan berkendara listrik untuk rute harian, M6 PHEV dinilai relevan dengan kebutuhan pasar domestik.
Selain itu, ada Sealion 6 DM-i, SUV PHEV dengan teknologi Dual Mode generasi terbaru BYD. Model ini mengedepankan efisiensi energi, jarak tempuh gabungan yang panjang, serta pengalaman berkendara halus khas EV, namun tanpa kecemasan jarak tempuh.
Hingga kini, BYD belum mengumumkan harga resmi untuk model-model PHEV tersebut di Indonesia. Namun pengalaman di pasar global menunjukkan bahwa PHEV BYD umumnya diposisikan di bawah EV premium, namun di atas mobil konvensional, menjadikannya opsi kompromi yang rasional.
Soal Timing dan Pasar Premium
![BYD Bersiap Bawa Plug-in Hybrid ke Indonesia, Mobil Offroad, hingga MPV Keluarga?]()
Meski teknologi sudah tersedia, BYD mengakui bahwa waktu peluncuran menjadi faktor kunci. Untuk teknologi performa tinggi seperti platform e3—yang sebelumnya dipamerkan sebagai basis kendaraan premium—BYD masih melakukan pengamatan.

Lihat Juga :