Imbas Perang Timur Tengah: Harga Minyak Meroket, Angin Segar Buat Ekspansi Mobil Listrik China

Jum'at, 27 Maret 2026 - 16:34 WIB
loading...
Imbas Perang Timur Tengah:...
Tingginya harga bahan bakar akibat konflik Timur Tengah memaksa konsumen global mempercepat transisi ke kendaraan listrik, membuka jalan lebar bagi dominasi industri otomotif China. Foto: Chery Indonesia
A A A
IRAN - Perang yang berkecamuk antara AS-Israel melawan Iran kini telah menjalar jauh melampaui medan tempur: memicu krisis energi terburuk dalam sejarah yang justru mempermudah jalan pabrikan mobil listrik (EV) China untuk menguasai dunia.

Lonjakan harga minyak mentah global yang "gila-gilaan" hingga menyentuh 50 persen sepanjang bulan Maret ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa.

Bencana ekonomi ini dipicu oleh terganggunya rute pasokan vital di Selat Hormuz—jalur nadi yang menyalurkan 20 persen minyak dunia—akibat gempuran militer serta serangan balasan ke fasilitas bahan bakar fosil.

Di tengah kepanikan global ini, konsumen yang tak lagi sanggup menanggung beban biaya operasional kendaraan berbahan bakar bensin mau tidak mau dipaksa mempercepat adopsi kendaraan listrik.

“Penutupan Selat Hormuz bisa menjadi game-changer (pengubah permainan) bagi EV," tegas David Brown, Direktur Riset Transisi Energi di Wood Mackenzie, dalam laporan terbarunya.

Lompatan harga minyak ini akan menjadi insentif terkuat bagi konsumen global untuk beralih ke EV, sektor yang pada tahun lalu telah sukses mengantarkan China menyalip Jepang sebagai penjual mobil terbesar di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz...
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz Siap Masuk ke Industri Pertahanan
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
Berita Terkini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved