Jepang dan Jerman Bertekuk Lutut, Ekspor Mobil China Sebulan Setara Setahun Pasar Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, Jepang yang selama puluhan tahun menjadi raja jalanan dunia, ekspornya terus merosot hingga hanya menyentuh angka 4,2 juta unit pada 2024. Sementara itu, Jerman semakin tertinggal dalam volume ekspor kendaraan listrik, dan Amerika Serikat harus puas dengan persentase pangsa pasar global yang kian mengecil. Raksasa-raksasa seperti BYD dan Geely kini dengan leluasa menggerogoti pangsa pasar di Eropa, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin.

Apa senjata rahasia mereka? Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicles/NEV). Mobil listrik dan plug-in hybrid buatan China kini menyumbang hampir 40 persen dari total ekspor negara tersebut.

Keunggulan mutlak di sektor rantai pasok dan teknologi baterai memungkinkan pabrikan China membanderol mobil mereka dengan harga sekitar 40 persen lebih murah dibandingkan para pesaing dari Eropa maupun Amerika Serikat.

Dengan harga miring tersebut, konsumen global sudah disuguhi teknologi "kokpit pintar" dan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) kelas atas.

Eksekutif raksasa EV, BYD, bahkan menatap tahun 2026 dengan ambisi brutal: mereka optimistis mampu menjual lebih dari 1,5 juta kendaraan di pasar luar negeri tahun ini saja, memanfaatkan momentum kenaikan harga BBM di Eropa yang mendongkrak permintaan mobil listrik.

Invasi Ekspor sebagai Pelarian dari Kehancuran Domestik

Namun, di balik narasi kejayaan global tersebut, analisis kritis terhadap data memperlihatkan sebuah ironi yang mengerikan.

Agresivitas ekspor China sejatinya bukanlah ekspansi organik yang sehat, melainkan taktik bertahan hidup (survival mode) akibat hancurnya pasar domestik mereka.

China saat ini sedang mengekspor "masalah kelebihan kapasitas" ( overcapacity) mereka ke seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Rekomendasi
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved