200 Taksi Listrik Otonom Timbulkan Masalah Besar di China

Selasa, 05 Mei 2026 - 08:58 WIB
loading...
200 Taksi Listrik Otonom...
200 Taksi Listrik Otonom Timbulkan Masalah Besar. Foto / CNC
A A A
TOKYO - Industri mobil otonom di China baru saja menghadapi kemunduran besar pertamanya setelah insiden yang melibatkan sekitar 200 taksi robot Baidu yang tiba-tiba berhenti beroperasi di tengah jalan.

Insiden tersebut terjadi pada tanggal 31 Maret di Wuhan, ketika sekitar 200 mobil otonom dari program Apollo Go milik Baidu tiba-tiba berhenti di tengah jalan.

Hal ini menyebabkan beberapa tabrakan dan menjebak penumpang di dalam kendaraan. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, insiden tersebut mengganggu lalu lintas dan menimbulkan kekhawatiran tentang keandalan sistem tersebut.

Sumber-sumber menunjukkan penyebabnya berasal dari perintah yang dikeluarkan oleh para insinyur Baidu agar kendaraan berhenti untuk pengumpulan data, yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang meluas.

200 taksi robot lumpuh di jalan, China menghentikan penerbitan izin kendaraan tanpa pengemudi.

Setelah insiden tersebut, otoritas Tiongkok, termasuk Kementerian Transportasi, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi,Kementerian Keamanan Publik, dan Administrasi Ruang Siber Tiongkok, bekerja sama dengan delapan perusahaan mobil otonom besar.

Perusahaan-perusahaan tersebut diharuskan melakukan inspeksi sistem komprehensif untuk memastikan pengoperasian yang aman.

Meskipun pemberian lisensi baru telah ditangguhkan sementara, unit-unit yang sebelumnya telah memiliki lisensi tetap beroperasi. Beberapa bisnis, seperti Pony.ai, masih mempertahankan layanan robotaxi di kota-kota besar termasuk Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.

Beberapa perusahaan, seperti Pony.ai, masih mempertahankan layanan taksi robot di kota-kota besar termasuk Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.

Saat ini, kerangka hukum untuk kendaraan otonom di Tiongkok masih fleksibel, dengan pemerintah pusat mengizinkan setiap daerah untuk mengembangkan peraturannya sendiri. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam implementasi dan pengelolaan antar wilayah.

Menurut statistik, sekitar 4.500 taksi robot saat ini beroperasi di area percontohan di 10 kota. Sebelumnya, banyak perkiraan menunjukkan bahwa jumlah ini dapat meningkat menjadi sekitar 500.000 kendaraan pada tahun 2030, setara dengan 10% dari total armada taksi nasional.

Para pengamat meyakini bahwa, menyusul insiden di Wuhan, China mungkin akan segera mengeluarkan peraturan nasional untuk mengurangi risiko dan memastikan keamanan pengembangan kendaraan otonom di masa mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved