Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru

Senin, 08 Juni 2026 - 08:17 WIB
loading...
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China. Foto/ cnc
A A A
BEIJING - Kursi "nol gravitasi" yang semakin populer di kendaraan listrik (EV) dari China kini menghadapi pengawasan dari pihak berwenang setelah muncul kekhawatiran tentang keselamatannya saat terjadi tabrakan.

Fitur ini, yang dulunya dianggap sebagai simbol kemewahan dan kenyamanan, semakin banyak ditawarkan oleh produsen seperti BYD, Xpeng, dan Zeekr. Namun, regulator di Tiongkok kini mempertanyakan apakah desain kursi tersebut benar-benar aman dalam tabrakan.

Meskipun fitur ini sering dikaitkan dengan EV modern buatan Tiongkok, Nissan sebenarnya adalah salah satu produsen pertama yang memperkenalkan konsep Kursi Nol Gravitasi ke pasar pada tahun 2013 dengan Nissan Altima.

Kursi tersebut dikembangkan berdasarkan studi tentang posisi tubuh netral yang terinspirasi oleh penelitian NASA untuk mengurangi kelelahan selama berkendara jarak jauh.

Namun, konsep asli Nissan berbeda dari kursi nol gravitasi yang populer di EV Tiongkok saat ini. Kursi Nissan lebih berfokus pada ergonomi dan penyangga tubuh saat berkendara, sementara kursi yang digunakan di banyak mobil listrik Tiongkok dapat direbahkan hampir rata dan dilengkapi dengan sandaran kaki elektrik untuk memberikan pengalaman kelas bisnis.

Oleh karena itu, kursi yang kini menjadi perhatian pihak berwenang Tiongkok sebenarnya merupakan evolusi yang jauh lebih ekstrem dari desain asli Nissan.

Kursi gravitasi nol dirancang untuk menempatkan tubuh dalam posisi yang menyerupai keadaan mendekati gravitasi nol. Kursi ini biasanya dapat direbahkan hampir rata dan dilengkapi dengan sandaran kaki, fungsi pijat, sistem pemanas dan ventilasi.

Konsep ini terinspirasi oleh posisi tubuh astronot selama peluncuran roket, di mana tekanan pada tubuh dapat didistribusikan lebih merata.

Dalam industri otomotif modern, kursi semacam ini semakin populer karena menawarkan tingkat kenyamanan yang hampir setara dengan kursi kelas bisnis di pesawat terbang.

Kekhawatiran utama adalah efektivitas sabuk pengaman ketika posisi kursi terlalu miring.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Rekomendasi
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Kapal Perang China Tembaki...
Kapal Perang China Tembaki Armada Angkatan Laut Selandia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved