Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Mari kita hitung. Sehari kerja 8 jam. Berarti sehari pabrik ini mencetak 40 mobil listrik. Sebulan hitung 20 hari kerja: hasilnya 800 unit. Setahun? Mencapai 9.600 unit.
"Lalu 800 unit dikali 12 bulan jadi sekitar 9 ribuan unit. Itu masih menggunakan satu shift, ya," tegas Tan Kim Piauw.
Sebenarnya, kemampuan maksimal pabrik itu bisa digenjot sampai 15 unit per jam jika pesanan meledak. Tapi untuk ritme awal, 5 unit dirasa paling realistis.
Lalu, apakah Leapmotor hanya akan jualan B10? Tentu tidak.
![Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?]()
Indomobil kini sedang mengevaluasi sang kakak: Leapmotor C10. SUV kelas medium ini rencananya juga ditarik masuk tahun ini. Syaratnya cuma satu: mereka sedang sibuk membereskan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Pasar mobil listrik kita kian dewasa. Konsumen tidak hanya mencari desain, tapi juga jarak tempuh dan komitmen perakitan lokal. B10 membawa keduanya. Kita lihat pembuktiannya bulan depan.
"Lalu 800 unit dikali 12 bulan jadi sekitar 9 ribuan unit. Itu masih menggunakan satu shift, ya," tegas Tan Kim Piauw.
Sebenarnya, kemampuan maksimal pabrik itu bisa digenjot sampai 15 unit per jam jika pesanan meledak. Tapi untuk ritme awal, 5 unit dirasa paling realistis.
Lalu, apakah Leapmotor hanya akan jualan B10? Tentu tidak.

Indomobil kini sedang mengevaluasi sang kakak: Leapmotor C10. SUV kelas medium ini rencananya juga ditarik masuk tahun ini. Syaratnya cuma satu: mereka sedang sibuk membereskan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Pasar mobil listrik kita kian dewasa. Konsumen tidak hanya mencari desain, tapi juga jarak tempuh dan komitmen perakitan lokal. B10 membawa keduanya. Kita lihat pembuktiannya bulan depan.
(dan)
Lihat Juga :