Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Kamis, 02 Juli 2026 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Banyak produsen mobil besar telah mulai mengintegrasikan teknologi ini ke dalam produk mereka di Eropa. Di Inggris, BYD telah meluncurkan paket V2G pertama di negara itu pada model Dolphin-nya. Renault mengatakan sistem V2G akan menjadi perlengkapan standar di seluruh kendaraan grup tersebut, sementara hatchback listrik kecil Renault 5 sudah kompatibel dengan teknologi ini.
Volkswagen, bersama dengan unit energinya Elli, berencana untuk meluncurkan paket V2G terintegrasi penuh untuk pelanggan individu di Jerman tahun ini, sebelum berekspansi ke pasar Eropa lainnya. Lini kendaraan listrik ID Volkswagen telah siap untuk pengisian daya dua arah sejak tahun 2023.
Saat ini BMW menawarkan paket V2G komersial pada iX3, sementara Volvo melengkapi perangkat keras yang diperlukan untuk pengisian daya dua arah pada EX90, ES90, dan EX60.
Partisipasi berbagai produsen menunjukkan bahwa teknologi ini semakin mendekati menjadi fitur standar dalam industri kendaraan listrik, bukan hanya fitur eksperimental.
Strategy& memprediksi bahwa pada tahun 2035, Eropa akan memiliki lebih dari 13 juta kendaraan yang siap untuk pengisian daya dua arah, setara dengan sekitar 85% dari penjualan kendaraan listrik baru. Philipp Rose, seorang direktur di Strategy&, menyamakan baterai yang tersimpan di garasi orang-orang dengan aset besar yang belum dimanfaatkan.
Menurut Rose, pada tahun 2035, pengguna rata-rata dapat menghemat 440 euro, setara dengan 456 USD, per tahun per kendaraan berkat teknologi pengisian daya dua arah. Penghematan ini dianggap cukup untuk mengembalikan investasi dalam tahun pertama penggunaan.
Lihat Juga :