Ini Perbedaan Tipe-Tipe Pengendara di Jalan Raya
Sabtu, 26 September 2020 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, pengemudi harus berpikir panjang, mencegah sebelum terjadi, dan melakukan antisipasi, sehingga potensi bahaya dapat dicegah dan dapat meminimalisir potensi kecelakaan.
Tak jauh berbeda dengan safety driving, secara prinsip defensive driving bertujuan meminimalisir resiko bahaya. Namun, perbedaannya adalah safety driving memerlukan kemampuan berkendara yang baik dan benar.
Lain halnya dengan aggressive driving. Tipe ini biasanya didominasi oleh green driver yang pada umumnya adalah pengemudi berusia muda dengan jam terbangnya sedikit, emosinya tidak stabil, dan sering show off.
“Ciri-ciri tipe ini adalah ngebut dengan kecepatan yang tidak konsisten, berjalan zig-zag tanpa memberikan lampu sign, akselerasi, dan deselerasi kasar,” kata Sony.
Perilaku green driver tidak patut dicontoh dan pihak berwajib harus jeli dalam menertibkan mereka agar kondisi lalu lintas menjadi baik. Sebab, jika dibiarkan, tipe ini akan menjadi pengemudi yang agresif.
Tak jauh berbeda dengan safety driving, secara prinsip defensive driving bertujuan meminimalisir resiko bahaya. Namun, perbedaannya adalah safety driving memerlukan kemampuan berkendara yang baik dan benar.
Lain halnya dengan aggressive driving. Tipe ini biasanya didominasi oleh green driver yang pada umumnya adalah pengemudi berusia muda dengan jam terbangnya sedikit, emosinya tidak stabil, dan sering show off.
“Ciri-ciri tipe ini adalah ngebut dengan kecepatan yang tidak konsisten, berjalan zig-zag tanpa memberikan lampu sign, akselerasi, dan deselerasi kasar,” kata Sony.
Perilaku green driver tidak patut dicontoh dan pihak berwajib harus jeli dalam menertibkan mereka agar kondisi lalu lintas menjadi baik. Sebab, jika dibiarkan, tipe ini akan menjadi pengemudi yang agresif.
Lihat Juga :