Ada Banyak Alasan Volkswagen Segera Membuang Bugatti

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 19:22 WIB
loading...
A A A
Mesin-mesin dan platform yang dibuat oleh Buggati sama sekali tidak pernah applicable dengan merek-merek lain yang ada di naungan grup Volkswagen seperti Volkswagen, Porsche, Audi, Lamborghini, dan Skoda. Ini jauh berbeda dengan Lamborghini dimana Lamborghini memberikan pasokan mesin Lamborghini untuk mobil Audi R8.

Memang Bugatti selalu berhasil membuat inovasi baru dan produk-produk terbatas yang sangat ekslusif. Hanya saja itu sama sekali tidak membantu Volkswagen AG secara group.

Kehadiran Bugatti alih-alih malah membuat Volkswagen kesulitan meningkatkan valuasi merek mereka. Saat ini Volkswagen AG memang merupakan brand otomotif yang paling laris di dunia. Hanya saja secara valuasi nilai merek, mereka justru kalah jauh dengan Toyota yang justru kalah dari segi penjualan mobil.

Automotive News Europe menyebutkan valuasi merek Volkswagen AG berada di angka 78 miliar Euro atau setara Rp134,4 triliun.Nilai ini sangat jauh jika dibandingkan Toyota dengan nilai valuasi merek USD187 miliar atau setara Rp2.710 triliun.

Analis menyebutkan kekurangan Volkswagen AG karena memang menaungi banyak brand. Alhasil banyak pekerja yang berada di bawahnya. Untuk perbandingan, Volkswagen AG menaungi brand seperti Volkswagen, Audi, Lamborghini, Porsche, Bugatti, Scania, MAN, Skoda, SEAT dan Bentley. Total ada 671.205 karyawan yang bergabung dengan Volskwagen AG.

Bandingkan dengan Toyota yang hanya menaungi beberapa brand seperti Toyota, Lexus, Daihatsu dan Hino. Total karyawan yang ada dalam gabungan mereka hanya sebanyak 359.542 karyawan.

Hal ini memang diakui oleh Herbert Diess yang mana masih membela diri bahwa secara nyata Volkswagen AG justru sangat unggul dari pencapaian teknologi dan posisi penjualan global jika dibandingkan kompetitor. Dia malah menargetkan pada 2025, Volkswagen AG menargetkan peningkatan valuasi brand hingga 200 milyar Euro. Tentu agar nilai itu tercapai dan meningkat, mau tidak mau Volkswagen AG harus melakukan efisiensi brand. Termasuk salah satunya membuang Bugatti. (Baca juga : Mini-Davidson Sensasi Ekstrak Harley-Davidson dari Indonesia )


Ada Banyak Alasan Volkswagen Segera Membuang Bugatti


Hal itu bahkan secara tidak langsung sudah diisyaratkan oleh Herbert Diess. Dia mengatakan setiap brand yang ada di bawah naungan Volkswagen AG harus bisa melakukan terobosan demi masa depan.

"Mereka harus bisa melakukan capaian-capaian baru seperti elektrifikasi, digitalisasi, konektivitas, dan prestasi. Selalu ada ruang baru untuk berimprovisasi, mereka harus bisa menemukan posisi baru di masa depan. Jika tidak mungkin tidak ada peluang," ucap Herbert Diess.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
Audi Pertimbangkan Kembali...
Audi Pertimbangkan Kembali ke Segmen Mobil Sport
Bugatti W16 Mistral...
Bugatti W16 Mistral Resmi Diperkenalkan, Ini Kelebihannya
Genjot Penjualan, Audi...
Genjot Penjualan, Audi Siapkan Pengganti Limusin A8, SUV Q7, dan Q8
Audi Q6 e-tron, Mobil...
Audi Q6 e-tron, Mobil Konsep untuk Off-Road Diperkenalkan
Lamborghini dengan Mesin...
Lamborghini dengan Mesin Honda Pertama di Dunia Dikenalkan
Gendong Mesin 4.000cc,...
Gendong Mesin 4.000cc, Segini Tenaga Audi SQ7
Pakai Nama Merek Eropa,...
Pakai Nama Merek Eropa, China Kenalkan AUDI E
Mobil Listrik Audi Versi...
Mobil Listrik Audi Versi China Rela Lepas Logo 4 Cincin Demi Gaet Konsumen Lokal
Rekomendasi
Ayo, Garuda Muda! Timnas...
Ayo, Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi ke Piala Dunia U-17
Red Sparks Comeback...
Red Sparks Comeback Berkat Megawati Hangestri! Ini Profil Pendidikan Sang Bintang Voli Dunia
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
Lee Dong Wook Komentari...
Lee Dong Wook Komentari Pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
5 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
12 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
14 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
16 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
17 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
18 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved