Ojek Online Tembus ke Paris, Tarifnya Rp1 Juta Per 10 Km
Selasa, 20 Oktober 2020 - 04:38 WIB
loading...
Tarif yang dikenakan UberMoto untuk layanan ojek online di Paris, Prancis sangat mahal. Per 10 km bisa tembus hampir Rp1 juta. Foto/Ist
A
A
A
PARIS - Sepeda motor alias komuter roda dua mampu menghindari kemacetan lalu lintas dengan melewati mobil dan truk. Kenyamanan ini tidak hanya membantu mendorong penjualan sepeda motor dan skuter, tetapi juga menciptakan layanan moto-taxi untuk mengantar pelanggan ke tujuan dengan cepat. (Baca juga: DKI Larang Ojek Online Berkumpul, Aplikator Diminta Gunakan Geofencing )
Layanan transportasi berbasis aplikasi, Uber pun mencoba menarik sepeda motor sebagai ojek online alias ojol ke jalan-jalan perkotaan di Paris, Prancis. Hanya masalah waktu sebelum layanan berbagi tumpangan itu mulai beraksi, dan Uber sendiri baru saja memulai program percontohan baru saat berpergian di Paris.
Ojol sendiri sudah beroperasi di negara-negara Asia seperti Indonesia, Thailand, dan India. Nah UberMoto berfungsi serupa dengan layanan car-hailing. Pelanggan memesan tumpangan melalui aplikasi dan seorang pengemudi tiba untuk mengangkut mereka melintasi kota.
Namun kali ini tidak duduk nyaman di dalam mobil, tapi berboncengan dengan pengendara ojol. Untuk menjaga keselamatan penumpang, pengemudi ojol dibekali alat pelindung dan setiap pengendara UberMoto menyediakan helm, sarung tangan, dan jaket untuk penumpangnya.
Tentu saja, waktu tempuh yang dipercepat membutuhkan harga premium dan Uber menyesuaikan tarifnya tidak hanya untuk bersaing dengan moto-taksi. Namun juga dengan layanan transportasi online dan mobilitas perkotaannya.
Layanan transportasi berbasis aplikasi, Uber pun mencoba menarik sepeda motor sebagai ojek online alias ojol ke jalan-jalan perkotaan di Paris, Prancis. Hanya masalah waktu sebelum layanan berbagi tumpangan itu mulai beraksi, dan Uber sendiri baru saja memulai program percontohan baru saat berpergian di Paris.
Ojol sendiri sudah beroperasi di negara-negara Asia seperti Indonesia, Thailand, dan India. Nah UberMoto berfungsi serupa dengan layanan car-hailing. Pelanggan memesan tumpangan melalui aplikasi dan seorang pengemudi tiba untuk mengangkut mereka melintasi kota.
Namun kali ini tidak duduk nyaman di dalam mobil, tapi berboncengan dengan pengendara ojol. Untuk menjaga keselamatan penumpang, pengemudi ojol dibekali alat pelindung dan setiap pengendara UberMoto menyediakan helm, sarung tangan, dan jaket untuk penumpangnya.
Tentu saja, waktu tempuh yang dipercepat membutuhkan harga premium dan Uber menyesuaikan tarifnya tidak hanya untuk bersaing dengan moto-taksi. Namun juga dengan layanan transportasi online dan mobilitas perkotaannya.
Lihat Juga :