Groud Force One, Bus Raksasa yang Disayang Obama Dibuang Trump

Kamis, 05 November 2020 - 11:00 WIB
loading...
A A A
Diperkirakan, selain tersedia tempat duduk yang nyaman juga tersedia ruang tidur untuk istirahat presiden, toilet khusus, serta tempat duduk untuk para pengawal dan staf presiden. Yang pasti bus ini dilengkapi juga dengan peralatan kerja kantor termasuk perangkat komunikasi canggih terkini serta fasilitas TV dan internet.

Ground Force One pertama kali tampil di publik ketika Presiden Amerika Serikat ke-44 menggunakan bus itu untuk berkampanye periode pemilihan presiden keduanya. Saat itu bus Ground Force One yang tampil dengan warna hitam terlihat begitu mencolok.

Di era Presiden Donald Trump, Ground Force One justru tidak pernah kelihatan. Pasalnya saat digunakan oleh Barack Obama, Partai Republik adalah pihak yang paling getol mengkritisi keberadaan Ground Force One. Alasannya bus tersebut tidak memiliki sisi nasionalis karena dibuat oleh perusahaan bus asal Kanada. Mereka juga mengkritik pembelian bus yang harganya luar biasa mahal itu.

"Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap pajak yang dikeluarkan masyarakat untuk negara," ucap Reince Priebus, Ketua Republican Naional Committee waktu Presiden Barack Obama menjabat.

Alhasil saat kampanye sekarang, Presiden Donald Trump yang berasal dari Partai Republik memang tidak menggunakan bus itu. Tentu menarik jika Joe Biden yang dari Partai Demokrat berhasil menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46. Tentu Ground Force One bisa kembali beroperasi.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pindad Diminta Bikin...
Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Hino Luncurkan Bus 4x4...
Hino Luncurkan Bus 4x4 Terbaru untuk Medan Berat di GIICOMVEC 2026
Neoplan Jumbocruiser,...
Neoplan Jumbocruiser, Leluhur Bus Tingkat Ganda Terbesar yang Ada
Volkswagen Siap Kenalkan...
Volkswagen Siap Kenalkan Minibus Listrik Tanpa Pengemudi
Resmi Buka Pabrik, Truk...
Resmi Buka Pabrik, Truk dan Bus Mercedes-Benz Siap Diproduksi di Indonesia
PO Bus yang Bisa Bawa...
PO Bus yang Bisa Bawa Motor saat Liburan di Kampung Halaman
AS Bukan Lagi Negeri...
AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya
Mengapa Perang Iran...
Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya
3 Isu yang Mengguncang...
3 Isu yang Mengguncang Popularitas Trump pada 2025
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Berita Terkini
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Bangun Integritas, FIFGROUP...
Bangun Integritas, FIFGROUP Sabet IRCA 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved