Peduli Warga, TKSK Salurkan Bantuan Kursi Roda
Minggu, 10 Mei 2020 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Dan akhirnya pada Sabtu (09/05/2020), Pemda Kota Tegal bersama Camat Margadana dan Dinas Sosial Daerah Kota Tegal dibantu oleh TKSK menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada bapak Warja.
Saat ini TKSK memberikan pendampingan kepada keluarga Warja dimulai dari mengurus data diri, BPJS untuk mengobati kelumpuhan Bapak Warja. TKSK juga menelusuri ke Dinas Kesehatan Daerah Kota Tegal dan Rumah Sakit Kariadi Semarang untuk mendapatkan akses kesehatan.
Bapak Warja, selama ini hidup di sebuah rumah berukuran 3x4 meter dengan kondisi yang memprihatinkan. Warja mengalami lumpuh karena kecelakaan kerja saat masih menjadi kuli bangunan, ketika itu Warja tiba-tiba terjatuh saat mengangkat material berat. Dokter mendiagnosis bahwa tulang ekornya mengalami kerusakan karena posisi tubuhnya kerap salah saat mengangkat beban berat.
Warja hampir tak pernah ke mana-mana karena tidak punya kursi roda. Di rumah, dia hanya bisa duduk di lantai dan mengandalkan putrinya untuk bekerja mencari nafkah sebagai penjaga toko yang penghasilannya hanya Rp. 30.000,- per hari. Sebelumnya, memang tidak ada laporan satupun dari pihak desa setempat akan keadaan Bapak Warja ini. Kini Pak Warja dapat tersenyum bahagia telah mendapatkan kursi roda. Dengan bantuan kursi roda tersebut, diharapkan pak Warja dapat melakukan berbagai aktifitas ke depannya.
Saat ini TKSK memberikan pendampingan kepada keluarga Warja dimulai dari mengurus data diri, BPJS untuk mengobati kelumpuhan Bapak Warja. TKSK juga menelusuri ke Dinas Kesehatan Daerah Kota Tegal dan Rumah Sakit Kariadi Semarang untuk mendapatkan akses kesehatan.
Bapak Warja, selama ini hidup di sebuah rumah berukuran 3x4 meter dengan kondisi yang memprihatinkan. Warja mengalami lumpuh karena kecelakaan kerja saat masih menjadi kuli bangunan, ketika itu Warja tiba-tiba terjatuh saat mengangkat material berat. Dokter mendiagnosis bahwa tulang ekornya mengalami kerusakan karena posisi tubuhnya kerap salah saat mengangkat beban berat.
Warja hampir tak pernah ke mana-mana karena tidak punya kursi roda. Di rumah, dia hanya bisa duduk di lantai dan mengandalkan putrinya untuk bekerja mencari nafkah sebagai penjaga toko yang penghasilannya hanya Rp. 30.000,- per hari. Sebelumnya, memang tidak ada laporan satupun dari pihak desa setempat akan keadaan Bapak Warja ini. Kini Pak Warja dapat tersenyum bahagia telah mendapatkan kursi roda. Dengan bantuan kursi roda tersebut, diharapkan pak Warja dapat melakukan berbagai aktifitas ke depannya.
(wbs)
Lihat Juga :