Koenig, Aksesoris Sepeda Brompton Buatan Indonesia Berbahan Pesawat Terbang

Senin, 23 November 2020 - 23:40 WIB
loading...
Koenig, Aksesoris Sepeda...
Koenig tercatat sebagai aksesoris sepeda Brompton pertama di dunia yang diproduksi dengan standar manufaktur industri penerbangan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Popularitas Brompton di Indonesia yang melesat membuat salah satu perusahaan manufaktur lokal memutuskan untuk memproduksi aksesoris khusus sepeda yang harganya mencapai puluhan juta rupiah tersebut. Menggunakan merek Koenig (Raja, dalam Bahasa Jerman), aksesoris-aksesoris ini diklaim memakai material dan standar produksi yang biasa diterapkan industri komponen presisi dan penerbangan. (Baca juga: Serunya Crazy Rich Tanjung Priok Gowes Brompton di Bandung )

“Awalnya produsen kami yang telah lama memproduksi dan mengekspor produk presisi tinggi ke Eropa, Asia dan Amerika mendengar keluhan sekelompok pemilik sepeda lipat Brompton soal kualitas aksesoris impor yang membanjiri pasar Indonesia . Kualitas semua aksesoris tersebut dianggap tidak memuaskan baik dari sisi daya tahan, keamanan, dan desain," kata Utjang, Direktur Pemasaran PT Helix Bike Indonesia, distributor tunggal Koenig, Senin (23/11/2020).
Koenig, Aksesoris Sepeda Brompton Buatan Indonesia Berbahan Pesawat Terbang

Lantas pihaknya merasa tertantang untuk memproduksi apa yang dibutuhkan konsumen. "Dan kami mempelari semua yang dibutuhkan untuk memuaskan mereka, sampai akhirnya melahirkan Koenig pada 4 Oktober lalu,” kata Utjang.

Koenig, menurut Utjang, mungkin tercatat sebagai aksesoris sepeda pertama di dunia yang diproduksi dengan standar manufaktur industri penerbangan. Pemilihan material, proses perancangan, hingga manufaktur dilakukan dengan perhatian tinggi pada detail keamanan, kekuatan, dan nilai seni.

“Koenig mengisi kebutuhan pasar premium, karena itu kami memberi kualitas yang keamanan, kekuatan dan nilai seninya belum pernah dibuat oleh manufaktur aksesoris sepeda manapun di dunia. Hasilnya, meski belum berumur tiga bulan, respons pasar yang kami terima sangat positif. Bukan hanya di pasar Indonesia tapi juga di Singapura, Malaysia, Filipina, dan Hong Kong," paparnya.
Koenig, Aksesoris Sepeda Brompton Buatan Indonesia Berbahan Pesawat Terbang

Utjang mengklaim, hal ini memuaskan pelanggan. "Saat ini pelanggan mengaku tak hanya sangat puas tapi menganggap Koenig sukses membuat new benchmarking pada industri global aksesoris sepeda,” ucapnya.

Menyinggung soal produk, Utjang menginformasikan, ada empat jenis aksesoris Koenig yang telah dilempar ke pasar. Yaitu, Easy Wheel (roda penopang untuk mobilisasi sepeda Brompton ketika dalam keadaan terlipat), Seat Post clamp (pengunci tonggak sadel), Seat Post Stopper (Pelindung tonggak sadel), dan Rackshaft (poros pasang easy wheel).
Koenig, Aksesoris Sepeda Brompton Buatan Indonesia Berbahan Pesawat Terbang

Easy wheel mempunyai tiga aliran desain, KURVE, KIRIKO dan HANAMI, yang secara keseluruhan menghasilkan 18 varian. Lalu Seat Post Clamp punya satu varian dengan aliran desain FEINMECHANIK, Rackshaft punya 1 varian dan terakhir, Seat Post Stopper punya tiga varian.

“Material utama semua produk ini adalah Inox, aluminium kelas pesawat terbang dan titanium kelas pesawat terbang yang tahan segala macam cuaca, andal untuk pemakaian jangka panjang serta memberi penampilan istimewa,” pungkas Utjang. (Baca juga: Yuk Ikutan Kampanye #LGPuriCareWAPChallenge, Hadiahnya Masker Canggih Loh! )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bugatti Kenalkan Sepeda...
Bugatti Kenalkan Sepeda Factor One Dibanderol Rp400 Jutaan
Kendaraan Terbang China...
Kendaraan Terbang China Mendapatkan Izin Terbang di UEA
Mimpi Jadi Nyata atau...
Mimpi Jadi Nyata atau Sekadar Mainan Sultan? China Resmi Jual Mobil Terbang Seharga Rp3,8 Miliar
Ofero: Baterai 120 Km,...
Ofero: Baterai 120 Km, Garansi 10 Tahun! Sepeda Listrik yang Bikin Pesaing Ketar-Ketir!
Sempat Ngetop Saat Pandemi,...
Sempat Ngetop Saat Pandemi, Kini Sepeda Brompton Merana: Cuan Anjlok 99%
Sepeda Atlet Jepang...
Sepeda Atlet Jepang di Olimpiade Lebih Mahal dari Porsche 911, Berapa Harganya?
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved