CEO Ferrari Mundur Setelah Berjuang Melawan Covid-19
Sabtu, 12 Desember 2020 - 11:08 WIB
loading...
Mantan bos Phillip Morris yang menjadi CEO Ferrrari Louis Camilleri memutuskan mundur setelah berhadapan dengan Covid-19.
A
A
A
MARANELLO - Covid-19 membawa dampak besar bagi Louis Camilleri, CEO Ferrari. Gara-gara menghabiskan waktu di rumah sakit karena terjangkit Covid-19, ia mengambil keputusan besar: pensiun dari jabatan CEO. Ferrari telah mengkonfirmasi hal tersebut. BACA JUGA: 2020 Saatnya Upgrade TV Lama ke Mi TV 4 Bezel-less, Ini Alasannya
Menurut laman Formula1, Camilleri hanya mengatakan bahwa keputusannya diambil karena alasan pribadi. Tapi, memang diambil saat ia berada di rumah sakit.
Camilleri mengepalai Ferrari sejak 2018 silam. Terutama setelah mantan bosnya, Sergio Marchionne tutup usia. Camilleri dianggap sukses memimpin perusahaan supercar Italia itu.
![CEO Ferrari Mundur Setelah Berjuang Melawan Covid-19]()
Camilleri memang sempat dirawat selama beberapa pekan. Sekarang ia sudah pulih dengan baik. meski demikian, jelang GP Abu Dhabi, dia mengungkapkan keinginannya untuk pensiun sebagai CEO dan anggota dewan direksi.
Maka, dilansir dari WSJ, Direktur Eksekutif Ferrari, John Elkann akan bertindak sebagai CEO sementara.
John Elkann sendiri merupakan sebagai pewaris Fiat Chrysler Automobiles dari ayahnya, Gianni Agnelli. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Louis atas dedikasinya sebagai CEO sejak 2018 dan sebagai anggota Dewan Direksi kami sejak 2015," kata John.
Menurut Elkann semangat Camilleri untuk memjukan Ferrari sebagai salah satu pabrikan mobil mewah terbaik di dunia tidak ada batasnya. "Semangatnya untuk Ferrari tidak terbatas. Dan di bawah kepemimpinannya, perusahaan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia," katanya.
Sepak terjang Camilleri dimulai sebagai analis pengembangan bisnis pada 1978 di W.R. Grace and Company, di Lausanne. Pada Desember 1995, dia diangkat sebagai Presiden dan Chief Executive Officer Kraft Foods. Setahun kemudian ia kembali diangkat sebagai wakil presiden senior dan kepala keuangan Philip Morris.
Berkat jiwa kepemimpinannya, Camilleri resmi menjadi CEO Philip Morris pada April 2002 dan pada 2007 menjadi CEO Philip Morris International ketika perusahaan tembakau tersebut terpisah dari Altria Group.
Akhirnya, pada Juli 2018 Camilleri bergabung dengan Ferrari dan langsung diangkat menjadi CEO menggantikan Sergio Marchionne. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
Menurut laman Formula1, Camilleri hanya mengatakan bahwa keputusannya diambil karena alasan pribadi. Tapi, memang diambil saat ia berada di rumah sakit.
Camilleri mengepalai Ferrari sejak 2018 silam. Terutama setelah mantan bosnya, Sergio Marchionne tutup usia. Camilleri dianggap sukses memimpin perusahaan supercar Italia itu.

Camilleri memang sempat dirawat selama beberapa pekan. Sekarang ia sudah pulih dengan baik. meski demikian, jelang GP Abu Dhabi, dia mengungkapkan keinginannya untuk pensiun sebagai CEO dan anggota dewan direksi.
Maka, dilansir dari WSJ, Direktur Eksekutif Ferrari, John Elkann akan bertindak sebagai CEO sementara.
John Elkann sendiri merupakan sebagai pewaris Fiat Chrysler Automobiles dari ayahnya, Gianni Agnelli. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Louis atas dedikasinya sebagai CEO sejak 2018 dan sebagai anggota Dewan Direksi kami sejak 2015," kata John.
Menurut Elkann semangat Camilleri untuk memjukan Ferrari sebagai salah satu pabrikan mobil mewah terbaik di dunia tidak ada batasnya. "Semangatnya untuk Ferrari tidak terbatas. Dan di bawah kepemimpinannya, perusahaan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia," katanya.
Sepak terjang Camilleri dimulai sebagai analis pengembangan bisnis pada 1978 di W.R. Grace and Company, di Lausanne. Pada Desember 1995, dia diangkat sebagai Presiden dan Chief Executive Officer Kraft Foods. Setahun kemudian ia kembali diangkat sebagai wakil presiden senior dan kepala keuangan Philip Morris.
Berkat jiwa kepemimpinannya, Camilleri resmi menjadi CEO Philip Morris pada April 2002 dan pada 2007 menjadi CEO Philip Morris International ketika perusahaan tembakau tersebut terpisah dari Altria Group.
Akhirnya, pada Juli 2018 Camilleri bergabung dengan Ferrari dan langsung diangkat menjadi CEO menggantikan Sergio Marchionne. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
(dan)
Lihat Juga :