First Ride United e-Motor T1800 , Asyik Dikendarai tapi Tak Bikin Bergidik
Senin, 14 Desember 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Supensi belakang tipe dual shock. Adapun rem depan belakang sudah cakram. United T1800 menggunakan motor listrik (dinamo) dari 60V 1800W besutan Bosch. Menghasilkan rated speed 620 rpm dan torsi 27 Nm. Daya tersebut disokong baterai Lithium ion berkapasitas 60V 28Ah.
Yang menarik adalah motor listrik ini memiliki segudang fitur canggih. Sebut saja fitur tiga mode berkendara yang berfungsi mengatur kecepatan maksimal. Ada juga fitur Turbo yang bisa memaksa motor listrik mencapai kecepatan 70 kilometer per jam. Mode mundur (Reverse) agar parkir mundur lebih mudah. Bluetooth Speaker yang bisa mengoneksi multimedia yang ada di ponsel pemilik dan juga mengeluarkan suara artifisial layaknya suara knalpot motor balap. Ada juga fitur repair mode yang bisa membantu motor listrik tetap berjalan ketika tiba-tiba mogok. "Repair mode ini bisa digunakan hingga 10 kilometer," ucap Awan Setiawan.
![First Ride United e-Motor T1800 , Asyik Dikendarai tapi Tak Bikin Bergidik]()
Dengan segudang kecanggihan itu tentu saja menarik untuk mengetahui seberapa asyiknya motor listrik United e-Motor T1800 dikendarai. Sindonews mendapatkan kesempatan mengelilingi kawasan Alam Sutera untuk merasakannya langsung.
Seperti motor listrik lainnya, kendaraan roda dua ini memang tidak memiliki suara. Jadi ketika siap untuk dikendarai motor listrik ini tetap senyap. Agar terlihat berbeda Sindonews tinggal mengaktifkan fitur Racer Mode yang ada di speaker di bagian bawah setang kemudi bagian kiri. Tinggal pencet dan menekan tombol khusus maka suara palsu motor balap lansung terdengar dan mengikuti putaran gas. Hanya saja suara palsu itu kurang begitu bulat sehinga kurang begitu bikin percaya diri. Tapi setidaknya bisa berguna untuk pengguna jalan lain merasakan kehadiran motor listrik
Sebelum benar-benar jalan, Sindonews memilih mode berkendara 3 dimana kecepatan maksimal hanya 65 kilometer per jam. Pasalnya mode lainnya lebih lambat dimana mode 1 hanya bisa mencapai 50 kilometer per jam dan mode 2 dibatasi di 60 kilometer per jam.
Untuk pijakan kaki motor listrik ini juga cukup ideal. Dengan tinggi badan 170 centimeter, kaki bisa menapak sempurna ke tanah. Dengan desain jok yang lebih renda dibanding bagian belakang sepertinya pengguna yang tinggi badannya kurang dari 170 centimeter juga tidak akan kesulitan.
Yang menarik adalah motor listrik ini memiliki segudang fitur canggih. Sebut saja fitur tiga mode berkendara yang berfungsi mengatur kecepatan maksimal. Ada juga fitur Turbo yang bisa memaksa motor listrik mencapai kecepatan 70 kilometer per jam. Mode mundur (Reverse) agar parkir mundur lebih mudah. Bluetooth Speaker yang bisa mengoneksi multimedia yang ada di ponsel pemilik dan juga mengeluarkan suara artifisial layaknya suara knalpot motor balap. Ada juga fitur repair mode yang bisa membantu motor listrik tetap berjalan ketika tiba-tiba mogok. "Repair mode ini bisa digunakan hingga 10 kilometer," ucap Awan Setiawan.

Dengan segudang kecanggihan itu tentu saja menarik untuk mengetahui seberapa asyiknya motor listrik United e-Motor T1800 dikendarai. Sindonews mendapatkan kesempatan mengelilingi kawasan Alam Sutera untuk merasakannya langsung.
Seperti motor listrik lainnya, kendaraan roda dua ini memang tidak memiliki suara. Jadi ketika siap untuk dikendarai motor listrik ini tetap senyap. Agar terlihat berbeda Sindonews tinggal mengaktifkan fitur Racer Mode yang ada di speaker di bagian bawah setang kemudi bagian kiri. Tinggal pencet dan menekan tombol khusus maka suara palsu motor balap lansung terdengar dan mengikuti putaran gas. Hanya saja suara palsu itu kurang begitu bulat sehinga kurang begitu bikin percaya diri. Tapi setidaknya bisa berguna untuk pengguna jalan lain merasakan kehadiran motor listrik
Sebelum benar-benar jalan, Sindonews memilih mode berkendara 3 dimana kecepatan maksimal hanya 65 kilometer per jam. Pasalnya mode lainnya lebih lambat dimana mode 1 hanya bisa mencapai 50 kilometer per jam dan mode 2 dibatasi di 60 kilometer per jam.
Untuk pijakan kaki motor listrik ini juga cukup ideal. Dengan tinggi badan 170 centimeter, kaki bisa menapak sempurna ke tanah. Dengan desain jok yang lebih renda dibanding bagian belakang sepertinya pengguna yang tinggi badannya kurang dari 170 centimeter juga tidak akan kesulitan.
Lihat Juga :