Bentley, Lamborghini dan Ducati Batal Dijual Volkswagen AG

Rabu, 16 Desember 2020 - 08:08 WIB
loading...
Bentley, Lamborghini...
Lamborghini dan Ducati masih berada dalam grup Volkswagen AG dan masih menjalankan bisnis sendiri. Berbeda dengan Bentley yang ada di bawah Audi. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Bentley, Lamborghini dan Ducati akhirnya bisa bernapas lega. Ketiga merek otomotif premium itu akhirnya batal dijual oleh Volkswagen AG, yang menjadi perusahaan induk Lamborghini dan Ducati. Keputusan pembatalan itu diumumkan dalam pertemuan Supervisory Board of Volkswagen AG. (Baca juga : Rumitnya Mencari Orang Nomor Satu Baru Buat Ferrari )

Diketahui, beberapa waktu lalu Volkswagen AG memang berencana menjual empat merek otomotif yang ada dalam grup mereka yaitu Bentley, Lamborghini, Ducati dan Bugatti. Hanya saja rencana itu tidak terjadi sepenuhnya. Dalam pertemuan itu diputuskan Bentley tidak dijual melainkan dipindahkan ke bawah pengawasan Audi, yang juga ada di dalam grup Volkswagen AG.

Pemindahan itu terkait dengan rencana elektrifikasi yang akan dilakukan oleh Lamborghini. Kebetulan Audi tengah menjalankan misi khusus elektrifikasi yang mereka namankan Project Artemis. Di saat yang bersamaan Bentley juga berkomitmen hanya menjual mobil-mobil listrik di 2030.

"Mobil baru Bentley ke depannya akan berbagi teknologi dengan Audi. Termasuk penggunaan teknologi Artemis Project. Audi A8 terbaru juga akan jadi basis pembuatan mobil listrik terbaru buat Bentley," ungkap salah satu keputusan dalam pertemuan itu. (Baca juga : Toyota Buka Peluang Bawa Toyota Yaris Global ke Asia Tenggara )

Jika Bentley ada di bawah pengasan Audi, sebaliknya yang terjadi pada Lamborghini dan Ducati. Kedua merek otomotif asal Bologna, Italia itu tetap berdiri sendiri. Volkswagen AG tidak memberikan keterangan apakah Lamborghini dan Ducati akan mendapakan strateg rebranding, seperti yang tersiar beberapa waktu lalu. Begitu juga dengan isu wajah baru Lamborghini Aventador yang sama sekali tidak diungkap dalam pertemuan tersebut.

Bentley, Lamborghini dan Ducati boleh bernapas lega karena mendapatkan kejelasan status. Berbeda dengan Bugatti yang nasibnya masih digantung. Sebelumnya diberitakan Bugatti akan dijual oleh Volkswagen AG ke start up mobil listrik, Rimac. Sayangnya dalam pertemuan itu progress penjualan Bugatti sama sekali tidak disinggung. Malahan, Volkswagen AG tidak sekali pun menyebutkan isu tentang Bugatti.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Ducati Hypermotard 698...
Ducati Hypermotard 698 Mono Nera 2026 Diperkenalkan, Tulang- Ditonjolkan
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved