Monster Baru Chevrolet Buat Tentara Amerika Berhasil Dikirim
Minggu, 20 Desember 2020 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Gelontoran tenaga itu makin menarik karena GM Defense mencopot habis badan mobil asli dan menggantinya dengan desain mobil tempur buatan mereka yang tidak lagi menggunakan badan utuh mobil tersebut. Seluruh badan mobil diganti dengan rollbar yang dibuat untuk melindungi tubuh para tentara infanteri.
Mobil ini memang terkesan tidak melindungi karena ketiadaan badan mobil. Hanya saja sejatinya mobil ini memang bertugas untuk mengantarkan pasukan infanteri yang memang selalu menempuh jalan darat dengan berjalan kaki. (Baca juga : Bentley, Lamborghini dan Ducati Batal Dijual Volkswagen AG )
Pihak militer Amerika Serikat mengidentifikasi kebutuhan mobil taktis dan ringan seperti ISV itu pada 2015. Waktu itu mereka meminta kepada pemerintah Amerika Serikat agar membuat sebuah kendaraan taktis yang bisa membantu pasukan infanteri melewati berbagai medan berat.
Saat itu permintaan itu akhirnya disetujui. Hanya saja finalisasi kendaraan tidak jadi karena memang belum ada pabrikan otomotif yang mau mengambil kesempatan itu. Baru ketika militer Amerika Serikat mengadakan kompetisi untuk persiapan tahun finansial 2018, National Defense Authorization Act yang memberikan hadiah USD1 juta bagi yang menang, barulah banyak pabrikan otomotif yang ikutan. Saat itulah GM Defense memberikan mobil ISV yang akhirnya jadi kendaraan resmi pasukan infanteri Amerika Serikat.
"Keberhasilan kita dengan ISV merupakan bukti komitmen kami kepada negara dan konsumen kami. Ini juga menujukkan keunikan kemampuan dan bakat kami dalam memenuhi akan kebutuhan kendaran-kendaraan militer," ujar David Albritton, General Motors Defense President.
Mobil ini memang terkesan tidak melindungi karena ketiadaan badan mobil. Hanya saja sejatinya mobil ini memang bertugas untuk mengantarkan pasukan infanteri yang memang selalu menempuh jalan darat dengan berjalan kaki. (Baca juga : Bentley, Lamborghini dan Ducati Batal Dijual Volkswagen AG )
Pihak militer Amerika Serikat mengidentifikasi kebutuhan mobil taktis dan ringan seperti ISV itu pada 2015. Waktu itu mereka meminta kepada pemerintah Amerika Serikat agar membuat sebuah kendaraan taktis yang bisa membantu pasukan infanteri melewati berbagai medan berat.
Saat itu permintaan itu akhirnya disetujui. Hanya saja finalisasi kendaraan tidak jadi karena memang belum ada pabrikan otomotif yang mau mengambil kesempatan itu. Baru ketika militer Amerika Serikat mengadakan kompetisi untuk persiapan tahun finansial 2018, National Defense Authorization Act yang memberikan hadiah USD1 juta bagi yang menang, barulah banyak pabrikan otomotif yang ikutan. Saat itulah GM Defense memberikan mobil ISV yang akhirnya jadi kendaraan resmi pasukan infanteri Amerika Serikat.
"Keberhasilan kita dengan ISV merupakan bukti komitmen kami kepada negara dan konsumen kami. Ini juga menujukkan keunikan kemampuan dan bakat kami dalam memenuhi akan kebutuhan kendaran-kendaraan militer," ujar David Albritton, General Motors Defense President.
(wsb)
Lihat Juga :