Setelah Pajak Nol Persen Berlaku, Apakah Konsumen Auto Beli Mobil Baru?

Selasa, 02 Maret 2021 - 10:38 WIB
loading...
Setelah Pajak Nol Persen...
Potongan harga mobil Honda setelah insentif pajak nol persen berkisar antara Rp10 juta-Rp21 juta. Tampak Honda Brio RS Urbanite yang baru dirilis. Foto: Sindonews/danang arradian
A A A
JAKARTA - Sejak 1 Maret 2021 kemarin pembeli mobil di Indonesia akhirnya bisa menikmati insentif PPnBM hingga 0 persen di total 21 model kendaraan bermotor roda empat.

Aturan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM) nol persen tertuang dalam Kepmenperin No.169 Tahun 2021, tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021.

BACA JUGA: Ini Harga Baru Honda Brio, HR-V, BR-V dan Mobilio Setelah Insentif Pajak 0 Persen

Pemerintah berharap dengan adanya keringanan pajak, maka bisa sedikit memberikan dorongan agar penjualan mobil dapat terkerek naik. Termasuk, mencapai target sebanyak 750 ribu unit di 2021.

Seperti diketahui penjualan mobil baru mengalami penurunan tajam pada 2020, dimana total volume wholesales anjlok 48,3 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan ritel minus 44,5 persen. Penjualan wholesales selama 2020 ada di angka 532.027 unit.

Nah, pertanyaannya, bisakah insentif PPnBM hingga 0 persen mendongkrak penjualan mobil?

Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, saat ini pihaknya belum memiliki jawaban karena sedang melakukan studi serta close monitoring untuk melihat dampak dari aturan terssebut untuk penjualan mobil.

”Yang pasti kami percaya bahwa regulasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan permintaan dari konsumen,” ujar Billy. Karena itu, ia menambahkan, fokus Honda saat ini adalah menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan konsumen yang justru menjadi tantangan kedepan.

Jumlah Potongan Pajak Mobil Honda
Jika di rinci, potongan pajak nol persen Honda berdampak pengurangan harga mobil mulai Rp10 juta hingga Rp21 juta.

Billy mengatakan, untuk rekomendasi penurunan harga Honda Brio RS di angka Rp10,2 juta-Rp11,3 juta, Honda Mobilio Rp11,4 juta-Rp15 juta, Honda BR-V Rp15,5 juta-Rp18,4 juta, dan Honda HR-V 1.5L Rp18,8 juta-Rp21,9 juta. Berikut rincian pengurangan PPnBM yang dirilis oleh PT HPM:

All New Honda Brio RS
RS MT Rp10.200.000
RS CVT Rp11.300.000

Mobilio
S MT Rp11.400.000
E MT Rp12.800.000
E CVT Rp13.600.000
RS MT Rp14.200.000
RS CVT Rp15.000.000
RS MT Two Tone Rp14.200.000
RS CVT Two Tone Rp15.000.000

HR-V
1.5 S MT Rp18.800.000
1.5 S CVT Rp19.500.000
1.5 E CVT Rp21.100.000
1.5 E CVT + SE Rp21.100.000

BR-V
S MT Rp15.500.000
E MT Rp16.400.000
E CVT Rp17.200.000
E CVT Prestige Rp18.400.000

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah selain mendapatkan keringanan pajak 0 persen konsumen juga masih mendapatkan diskon?

Menurut Billy, diskon tidak pernah diatur oleh Agen Pemegang Merek (APM). ”Setiap wilayah bisa berbeda-beda diskonnya. Tergantung dari stok, persediaan/supply, serta permintaan/demand,” ujarnya. ”Harga penurunan harga relaksasi PPnBM akan dikeluarkan oleh masing-masing dealer. Jadi, bukan dari kami,” ia menambahkan.

Beberapa sales mobil yang dihubungi Sindonews mengatakan, pihak dealer masih tetap akan memberikan diskon kepada konsumen. Namun, besaran diskonnya diperkecil. ”Untuk target penjualan tetap sama, belum ada perubahan,” ungkap Ilham, salah satu sales Honda di Bogor.

Maka, kesimpulan awal untuk konsumen adalah, besaran PPnBM sangat berbeda-beda tergantung dari jenis mobil dan mereknya. Ada yang harganya berkurang hingga puluhan juta, ada juga yang belasan juta saja.

BACA JUGA: Meluncur Awal Maret 2021, Mari Menebak Berapa Harga Honda City Hatchback

Apakah akan dampaknya terhadap penjualan mobil? Tentu ada. Tapi, sebesar apa memang masih terlalu awal untuk memprediksi. Bisa juga memberi pengaruh cukup besar, mengingat banyak tipe mobil di daftar 21 varian yang mendapat keringanan PPnBM itu adalah volume maker alias mobil-mobil yang mencetak penjualan besar.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Honda Kembangkan Civic...
Honda Kembangkan Civic Type R HRC, Akan Diluncurkan Kurang dari 100 Hari Lagi
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Teaser Honda ZR-V Hybrid...
Teaser Honda ZR-V Hybrid Diperkenalkan Jelang Peluncurannya Besok!
Honda Mencatat Kerugian...
Honda Mencatat Kerugian Tahunan Pertama dalam Hampir 70 Tahun
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
DAM Konsisten Bina Pebalap...
DAM Konsisten Bina Pebalap Muda lewat Honda Daya Jayadi Racing Team
Ajang Balap Astra Honda...
Ajang Balap Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Gegerkan Tasikmalaya
Rekomendasi
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
Merek Mobil China yang...
Merek Mobil China yang Paling Diburu Konsumen di GIIAS 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved