Cara Mengenal Danger Prediction Saat Berkendara Sepeda Motor

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Hewan
Hewan ternak maupun liar dapat menjadi potensi bahaya yang juga harus diwaspadai oleh setiap pengendara sepeda motor. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia hewan-hewan ternak bebas berkeliaran dan dapat melintas di jalan raya.

Tidak jarang pengendara sepeda motor akhirnya terjatuh dan mendapat cidera berat akibat menabrak hewan yang melintasi jalanan. Tidak hanya itu, hewan jenis serangga juga harus anda waspadai. Lebah dapat menyerang pengendara ketika berkendara. Begitu juga di malam hari, serangan laron yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan dapat mengganggu konsentrasi mata pada saat berkendara.

Potensi Bahaya Tidak Bergerak
Disamping potensi-potensi bahaya bergerak terdapat pula potensi-potensi bahaya dari objek-objek yang tidak bergerak di sekitar kita. Bahkan sering sekali pengendara terjebak untuk menghadapi potensi bahaya jenis ini. Ludhy juga mengatakan, objek yang tidak bergerak terkadang tidak dapat terlihat dengan jelas ketika anda sedang berkendara maka dari itu kita haru sselalu waspada saat berkendara. Seperti jalanan berlubang, kontur jalan yang tidak rata, portal, tiang listrik, pohon, polisi tidur, dan kendaraan lain yang sedang parkir di bahu jalan.

Potensi Bahaya dari Alam
Potensi bahaya dari alam adalah potensi bahaya yang kerap tidak dapat diprediksi oleh pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Bahkan di tahun-tahun terakhir Indonesia banyak mengalami bencana-bencana alam, mulai dari angin puting beliung, curah hujan yang tinggi, tanah longsor, gempa bumi hingga tsunami. Berikut adalah potensi-potensi yang datangnya dari alam yang sering dijumpai para pengendara.

Angin kencang
Ludhy mengungkapkan, “Angin kencang sangat berpengaruh pada kestabilan dan keseimbangan pengendara dan sepeda motornya. Terutama bagi pengendara yang menggunakan sepeda motor jenis Cub dan Matic. Sepeda motor yang memiliki ukuran dimensi relatif lebih kecil dapat keluar dari jalur jalan atau oleng bahkan bisa berpotensi terjatuh saat angin kencang.

Hujan
Ketika jalan dibasahi air hujan, permukaan jalan menjadi licin dan daya cengkeram ban sepeda motor menjadi berkurang. Begitu juga dengan pandangan pengendara akan berkurang karena terhalang oleh air hujan. “Pengecekan kondisi ban secara rutin dan penguasaan teknik berkendara menjadi hal penting pada kondisi ini,” katanya.

Selain menggunakan Helm, Jaket, Sarung Tangan, dan Masker untuk selalu #Cari_Aman, salah satu perlengkapan berkendara yang penting lainnya adalah Jas Hujan yang berfungsi untuk melindungi pengendara saat berkendara dalam kondisi hujan.

Banjir
Kondisi jalan raya yang terkena banjir mengakibatkan permukaan jalan akan tertutup rata oleh air, sehingga pengendara tidak dapat melihat dengan jelas dan memastikan bagaimana keadaan permukaan jalan yang ada di bawah genangan air. “Banjir setinggi area mesin sepeda motor dan derasnya arus air juga sangat mempengaruhi keseimbangan sepeda motor yang dapat membuat kita terjatuh,” kata Ludhy.

Jalanan Berkabut
Saat berkendara sepeda motor terkadang anda harus berhadapan dengan kabut yang menyelimuti jalan dan sekitarnya. Kabut yang tipis mungkin masih dapat diatasi dengan lampu jauh atau dim namun apabilan kabut semakin tebal, maka sinar lampu yang tersedia mungkin kurang maksimal untuk dapat menembus dan akan sangat berbahaya bagi pengendara untuk tetap melanjutkan perjalanan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
AHM Berangkatkan 2.572...
AHM Berangkatkan 2.572 Pemilik Motor Honda ke Kampung Halaman
Cara Nyetir Mobil di...
Cara Nyetir Mobil di Jalan Beton saat Mudik Lebaran
Si Kotak Ajaib Honda...
Si Kotak Ajaib Honda StepWGN Segera Mengaspal di Indonesia, Harga di Bawah Rp700 Juta?
Honda Siaga Penuh Sambut...
Honda Siaga Penuh Sambut Mudik Lebaran 2025: Layanan Dealer 24 Jam di 106 Titik
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan Dua Mobil Listrik di Indonesia pada 2026
Honda CB-F Masuk Dapur...
Honda CB-F Masuk Dapur Produksi, Ini Detail Motornya
5 Cara Jitu Mudik Pakai...
5 Cara Jitu Mudik Pakai Mobil Tua agar Tidak Mogok di Jalan
Rekomendasi
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
Jelang Puncak Arus Balik...
Jelang Puncak Arus Balik Lebaran, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat
Puncak Arus Balik, Kendaraan...
Puncak Arus Balik, Kendaraan Melintas di Jalur Lingkar Nagreg Terus Meningkat
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Berkedok Pengobatan,...
Berkedok Pengobatan, Guru Silat Asal Wonogiri Cabuli 7 Muridnya
Pangeran Harry Kesepian...
Pangeran Harry Kesepian Tinggal di AS Bersama Meghan Markle
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
3 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
10 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
12 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
14 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
15 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
16 jam yang lalu
Infografis
Tips Sehat supaya Asam...
Tips Sehat supaya Asam Urat Tidak Ganggu saat Mudik
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved