Upayakan Pertumbuhan Baru, Michelin Umumkan Strategi Perusahaan untuk 2030
Sabtu, 10 April 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini berarti meningkatkan jumlah produksi lokal di masing-masing wilayah regional di Amerika, Eropa, Asia, Afrika, untuk memenuhi kebutuhan pasar di masing-masing wilayah," ungkap Executive Vice President untuk Manufaktur Michelin, Jean-Christophe Guerin.
BACA JUGA: Gawat, 500 Juta Akun LinkedIn Bocor dan Dijual Bebas
Khususnya Asia, pada 2020, kapasitas produksi ban Michelin mencapai 18% dari total kapasitas produksi Michelin di seluruh dunia. Pada 2023, kapasitas ini akan ditingkatkan hingga mencapai 22 persen dan difokuskan melayani kebutuhan pasar Asia.
"Penambahan kapasitas diprioritaskan di Cina, Thailand, dan Indonesia; di mana Michelin memiliki fasilitas manufaktur yang cukup besar," tambah Jean.
Untuk Indonesia, penambahan kapasitas berasal dari pabrik ban milik Michelin , PT. Multistrada Arah Sarana. Michelin saat ini telah menginvestasikan dana untuk memoderenisasi proses produksi Multistrada dan secara bertahap meningkatkan kapasitas, terutama untuk ban roda dua dan ban kendaraan penumpang.
BACA JUGA: Gawat, 500 Juta Akun LinkedIn Bocor dan Dijual Bebas
Khususnya Asia, pada 2020, kapasitas produksi ban Michelin mencapai 18% dari total kapasitas produksi Michelin di seluruh dunia. Pada 2023, kapasitas ini akan ditingkatkan hingga mencapai 22 persen dan difokuskan melayani kebutuhan pasar Asia.
"Penambahan kapasitas diprioritaskan di Cina, Thailand, dan Indonesia; di mana Michelin memiliki fasilitas manufaktur yang cukup besar," tambah Jean.
Untuk Indonesia, penambahan kapasitas berasal dari pabrik ban milik Michelin , PT. Multistrada Arah Sarana. Michelin saat ini telah menginvestasikan dana untuk memoderenisasi proses produksi Multistrada dan secara bertahap meningkatkan kapasitas, terutama untuk ban roda dua dan ban kendaraan penumpang.
(ysw)
Lihat Juga :