Pabrikan Mobil Dikritik karena Tutup Mata pada Teknologi Pencegah Orang Mabuk Nyetir Mobil
Senin, 07 Juni 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Tingkat kecelakaan lalulintas yang berujung kematian akibat ditabrak orang mabuk mengendarai mobil memang sangat mengkhawatirkan di Amerika Serikat. Menurut The Insurance Information Institute pada 2019, sebanyak 10.142 orang meninggal dunia karena kecelakaan yang berhubungan dengan alkohol. Peristiwa itu menyumbangkan 28 persen dari total kecelakaan yang terjadi di Amerika Serikat per tahunnya.
Saat ini menurut MADD ada beberapa teknologi yang bisa digunakan oleh pabrikan otomotif dunia. Misalnya pendeteksi tingkat mabuk yang dibuat oleh Automotive Coalition for Traffic Safety. Alat pendeteksi yang mereka gunakan memungkinkan mobil
bisa menganalisa napas yang dikeluarkan oleh pengemudi.
Dari analisa itu akan diketahui tingkat kadar alkohol yang ada dalam napas. Apabila napas yang dikeluarkan memiliki kadar alkohol yang tidak bisa ditolerir maka mobil tidak akan bisa dinyalakan.
Baca juga : Fuel Pump Bermasalah 94.433 Unit Honda Tahun 2019 kena Recall
Saat ini menurut MADD ada beberapa teknologi yang bisa digunakan oleh pabrikan otomotif dunia. Misalnya pendeteksi tingkat mabuk yang dibuat oleh Automotive Coalition for Traffic Safety. Alat pendeteksi yang mereka gunakan memungkinkan mobil
bisa menganalisa napas yang dikeluarkan oleh pengemudi.
Dari analisa itu akan diketahui tingkat kadar alkohol yang ada dalam napas. Apabila napas yang dikeluarkan memiliki kadar alkohol yang tidak bisa ditolerir maka mobil tidak akan bisa dinyalakan.
Baca juga : Fuel Pump Bermasalah 94.433 Unit Honda Tahun 2019 kena Recall

Lihat Juga :