Malaysia Bisa Jadi Negara di Asia Tenggara Pertama yang Punya Taksi Terbang

Sabtu, 24 Juli 2021 - 08:00 WIB
loading...
Malaysia Bisa Jadi Negara di Asia Tenggara Pertama yang Punya Taksi Terbang
Malaysia sudah memulai proyek pembuatan taksi terbang dengan mengajak dua pihak terbaik di bisnis tersebut. Foto/Wapcar.
MALAYSIA - Malaysia kembali menghidupkan lagi proyek taksi terbang atau Urban Air Mobility (UAM) dengan perusahaan Jerman, Volocopter. Disebutkan situs Wapcar, proyek taksi terbang memang sempat digaungkan oleh pemerintah Malaysia. Hanya saja saat itu rencana tersebut tertunda karena Kementerian Pengembangan Usaha dan Koperasi Malaysia membutuhkan suuntuikan dana untuk menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Hanya saja proyek pengembangan taksi terbang itu dihidupkan kembali setelah Malaysia Airports Holding Berhad (MAHB) baru-baru mengumumkan telah menandatangi MOU tripartit yang melibatkan MAHB, Skyports dan perusahaan penyedia taksi terbang asal Jerman, Volocopter. Kerja sama ini bisa jadi membuka kemungkinan Malaysia sebagai negara di Asia Tenggara pertama yang akan mengoperasikan taksi terbang.

Baca juga : Mau Jadi Presiden atau PNS, Cermati Cara Membuat SKCK Online Ini

Saat ini Volocopter adalah satu-satunya perusahaan pengembang taksi terbang dengan konsep multicopter yang memiliki sayap statis. Taksi terbang yang dikembangkan oleh Volocopter diketahui bergerak dengan cara eVTOL (Electric Vertical Takeoff and Landing) atau lepas landas dan mendarat secara vertikal dengan menggunakan tenaga listrik.



Malaysia Bisa Jadi Negara di Asia Tenggara Pertama yang Punya Taksi Terbang


Konsep yang dimiliki oleh Volcopter sendiri sangat menarik. Sampai-sampai pada 2019 perusahaan otomotif China, Geely menggelontorkan dana untuk proyek taksi terbang yang dimiliki Volocopter.

Sementara Skyports menurut Wapcar adalah perusahaan pembangun infrastruktut mobilitas udara serta operator landasan khusus transportasi udara vertikal atau vertiports. Mereka merupakan perusahaan spesialis untuk mengoperasikan kendaraan udara dengan sistem kerja eVTOL.

Dalam penandatanganan itu ketiga pihak juga akan mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan bandar udara dan vertiports yang dimiliki oleh MAHB. Sementara MAHB berharap kerja sama ini mampu menjadi game changer dalam industri berwisata melalui udara.

Baca juga : Unik, Hyundai Pilih Nama Casper untuk City SUV Baru
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE