Diam-diam Warga Arab Saudi Jatuh Cinta dengan Mobil China

Jum'at, 30 Juli 2021 - 07:00 WIB
loading...
Diam-diam Warga Arab...
Diizinkannya wanita mengendarai mobil sendiri di Arab Saudi berdampak besar pada penjualan mobil China di negara itu. Foto/IST
A A A
ARAB SAUDI - Diam-diam orang-orang Arab Saudi jatuh cinta dengan mobil buatan China. Disebutkan situs Arab News, saat ini beberapa pabrikan mobil China mengalami lonjakan besar penjualan mobil di Arab Saudi.

Menurut China Daily, Arab Saudi saat ini malah merupakan negara paling besar yang mengimpor mobil buatan China. Hingga 2020 kemarin sebanyak 97.780 mobil buatan China telah sampai di Arab Saudi. Bayangkan dari 100.000 unit mobil yang diekspor China ke negara-negara lain hampir semuanya dikirim ke Arab Saudi.

Beberapa merek China yang mengalami penjualan tinggi adalah Changan dan Hongqi. Disebutkan Arab News hingga Mei 2021 ini Changan telah mengirimkan sebanyak 55.000 unit mobil ke Arab Saudi. Sementara Hongqi yang membidik segmen premium berhasil menjual sebanyak 100 unit Hongqi H9 hanya dalam waktu sebulan setelah peluncuran.

Diam-diam Warga Arab Saudi Jatuh Cinta dengan Mobil China


Baca juga : Kabar Baik, Charging Station BPPT Bikin GESITS Lebih Cepat Isi Ulang Baterai

Dari statistik, mobil China memang terus meraih perhatian masyarakat Arab Saudi. Situs Motory.com, situs mobil yang ada di Arab Saudi menyebutkan bahwa pencarian mobil-mobil China semakin sering terjadi di situs mereka. "Pencarian mobil China secara online meningkat 400 persen di antara tahun 2018 hingga 2020," ujar juru bicara Motory.com yang dikutip Arab News.

Mohammed Ramady, pengamat ekonomi dari King Fahd University of Petroleum and Minerals percaya bahwa mobil-mobil China mengalami lonjakan tinggi karena memang berhasil mencuri perhatian kalangan masyarakat menengah ke bawah Arab Saudi. Berbeda dengan mobil-mobil yang ada di Arab Saudi yang tampil dengan ukuran besar dan mesin besar, mobil-mobil China tampil sebaliknya.

Diam-diam Warga Arab Saudi Jatuh Cinta dengan Mobil China


Mereka justru membuat mobil dengan mesin mulai dari 1.000 cc hingga 2.000 cc. Menariknya di saat yang bersamaan segmen mobil dengan kapasitas mesin 1.000 cc hingga 2.000 cc justru saat ini tengah berkembang pesat di Arab Saudi. "Satu hal lagi saat ini perempuan sudah diizinkan mengemudi mobil. Mereka mulai berupaya membeli mobil pertama mereka yang bisa mereka kendarai dengan harga yang kompetitif," ujar Mohammed Ramady.

Baca juga : Dirjen Ilmate : Mobil Listrik Cuma Ramai di Sosial Media

Meski hadir dengan mesin yang lebih kecil dan harga yang lebih kompetitif, Fahad Al-Arjani, Anggota Saudi Chinese Business Council, mengatakan saat ini mobil-mobil China telah dilengkapi dengan berbagai teknologi pintar terkini. Hal ini membuat masyarakat Arab Saudi merasa tidak ketinggalan dengan mobil-mobil yang sudah ada.

Apalagi saat ini banyak pabrikan mobil China memang berupaya keras menghadirkan mobil canggih. Mereka bahkan bekerja sama dengan perusahan-perusahaan teknologi besar seperti Huawei untuk membuat mobil listrik otonom. "Saya tidak akan terkejut lagi jika nantinya mobil-mobil China akan berada di posisi terdepan di era teknologi nanti," ucapnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rekomendasi
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Berita Terkini
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Motor Listrik Cerdas...
Motor Listrik Cerdas Yadea OSTA dan VELAX Hadir di PRJ 2026
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved