Mobil Sulit Distarter, Begini Cara Jumper Aki yang Benar dan Aman
loading...
A
A
A
2. Mengatur posisi mobil
Jika semua peralatan sudah lengkap, sekarang waktunya untuk mengatur posisi mobil. Dekatkan mobil dengan lokasi aki donor. Saat melakukan jumper, mobil harus dalam kondisi diam.
Untuk mobil bertransmisi manual, posisikanlah dalam transmisi netral. Sedangkan untuk mobil bertransmisi otomatis, posisikan dalam transmisi P atau parkir. Jangan lupa juga untuk mengaktifkan rem tangan agar mobil tetap pada posisinya.
Seluruh sistem kelistrikan mobil pun harus dalam kondisi mati saat melakukan jumper. Cabut kontak untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan mati. Setelah itu, buka kap mobil dan cek posisi aki mobil Anda untuk memulai proses jumper.
3. Menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper
Berikutnya, tinggal menghubungkan kedua aki menggunakan kabel jumper berwarna merah. Kabel ini memang terlihat seperti kabel biasa. Bedanya, kabel jumper memiliki penjepit di kedua ujungnya.
Untuk menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper, harus berhati-hati. Pahami betul dan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki yang digunakan. Biasanya, posisi kutub aki ini ditandai dengan simbol positif untuk kutub positif dan simbol negatif untuk kutub negatif aki mobil .
Kutub terminal positif harus dihubungkan dengan kutub terminal positif. Begitu pula sebaliknya, kutub negatif harus dihubungkan dengan kutub negatif. Pastikan penjepit kabel benar-benar telah terhubung pada kutub-kutub tersebut.
4. Menghidupkan mesin mobil kembali
Jika semua peralatan sudah lengkap, sekarang waktunya untuk mengatur posisi mobil. Dekatkan mobil dengan lokasi aki donor. Saat melakukan jumper, mobil harus dalam kondisi diam.
Untuk mobil bertransmisi manual, posisikanlah dalam transmisi netral. Sedangkan untuk mobil bertransmisi otomatis, posisikan dalam transmisi P atau parkir. Jangan lupa juga untuk mengaktifkan rem tangan agar mobil tetap pada posisinya.
Seluruh sistem kelistrikan mobil pun harus dalam kondisi mati saat melakukan jumper. Cabut kontak untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan mati. Setelah itu, buka kap mobil dan cek posisi aki mobil Anda untuk memulai proses jumper.
3. Menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper
Berikutnya, tinggal menghubungkan kedua aki menggunakan kabel jumper berwarna merah. Kabel ini memang terlihat seperti kabel biasa. Bedanya, kabel jumper memiliki penjepit di kedua ujungnya.
Untuk menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper, harus berhati-hati. Pahami betul dan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki yang digunakan. Biasanya, posisi kutub aki ini ditandai dengan simbol positif untuk kutub positif dan simbol negatif untuk kutub negatif aki mobil .
Kutub terminal positif harus dihubungkan dengan kutub terminal positif. Begitu pula sebaliknya, kutub negatif harus dihubungkan dengan kutub negatif. Pastikan penjepit kabel benar-benar telah terhubung pada kutub-kutub tersebut.
4. Menghidupkan mesin mobil kembali
Lihat Juga :