Mobil-mobil China Menggempur Malaysia dan Thailand Dibanding Indonesia

Rabu, 29 Desember 2021 - 08:00 WIB
loading...
Mobil-mobil China Menggempur...
Mobil-mobil China di Thailand tidak hanya berjualan tapi juga membangun pabrik. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Mobil-mobil China terus berdatangan ke wilayah Asia Tenggara. Negara-negara jiran seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina terus diserbu oleh mobil-mobil buatan negara yang dipimpin oleh Xi Jinping itu.

Uniknya Malaysia dan Thailand justru lebih banyak diserbu ketimbang Indonesia. Saat ini saja di Indonesia hanya ada tiga merek mobil China yang sudah resmi ada di pasaran yakni Wuling, DFSK dan MG.

Jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding Thailand dan Malaysia. Jangan jauh-jauh ke Thailand yang sudah lebih banyak dimanjakan dengan mobil-mobil buatan China. Mobil China di Malaysia justru sudah lebih banyak dibandingkan Indonesia.

Baru-baru ini saja GAC telah resmi berjualan di Malaysia dengan membawa mobil secara utuh dari China, GAC GS3. GAC memang belum membuka pabrik di negeri jiran itu. Hanya saja mereka komitmen untuk terus berada di Malaysia.

Selain GAC, beberapa mobil China lain yang sudah menjejakkan kaki di Malaysia adalah Great Wall, DFSK, Chery, Changan, dan yang paling sensasional tentu adalah Geely. Khusus untuk Geely mobil itu bahkan menggunakan jirah khusus bernama Proton. Maklum saat ini merek Proton memang dikuasai oleh perusahaan mobil China berbasis di Wan Chai, Hong Kong itu.

Baca juga : Lamborghini Jadi-jadian yang Kejutkan Indonesia, Nomor 4 Modal Rp40 Juta

Mobil-mobil China Menggempur Malaysia dan Thailand Dibanding Indonesia


Sama dengan Malaysia, Thailand juga berlimpah mobil China. Sebut saja MG, Great Wall, Hozon Auto, Changan, hingga BYD sudah masuk ke negeri Siam itu.

Jumlah yang kontras itu tentu jadi tanda tanya buat Indonesia. Apa yang membuat mereka lebih gencar masuk ke Malaysia dan Thailand? Apalagi hingga kini tingkat kepemilikan mobil di Indonesia jauh lebih besar Indonesia dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengatakan rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia adalah 99 unit per 1.000 orang. "Buat produsen berarti itu potensial. Kita tidak bisa melihat Indonesia saja, Malaysia di atas 400, kemudian Thailand sudah 275 sementara penduduknya di sana kan 70 juta orang, di Malaysia 28 juta orang. Kita 270-an juta orang, kalau kita terus GDP (Gross Domestic Product) naik makin banyak orang membeli mobil," ucap Kukuh Kumara.

Dia mengatakan saat ini memang ada dua mobil China lain yang sudah berkomitmen masuk ke Indonesia yakni Chery dan BYD. Kedua mobil China direncanakan tidak hanya berjualan tapi juga mendirikan pabrik di Indonesia.

Tapi tetap saja jika dibandingkan negara tetangga, jumlah pemain mobil China masih kalah jauh. Lalu apa yang membuat mobil China lebih melirik negara tetangga dibanding Indonesia.

Baca juga : Di Depan Vladimir Putin, PM India Pamer Mobil Antipeluru Termahal di Dunia

Datuk Aishah Ahmad dari Malaysian Automotive Association (MAA) mengatakan Malaysia akan menyambut baik kedatangan mobil-mobil China. Mereka malah membuka lebar-lebar pintu masuk buat para pemain mobil China.

"Kami sangat menanti kedatangan pemain baru mobil China di Malaysia. Kompetisi di sini sehat," ujar Datuk Aishah Ahmad.

Kompetisi yang sehat memang jadi faktor yang membuat mobil-mobil China terjun ke pasar otomotif di beberapa negara di Asia Tenggara. Seperti di Malaysia,Thailand juga sangat

James Guild, analis dari S Rajaratnam School of International Studies mengatakan Thailand selalu membuka pintu buat para pelaku otomotif dunia. Mereka berupaya memberikan suasana persaingan yang sehat sekaligus insentif yang memanjakan para pemain asing selama mereka mau berinvestasi di negeri gajah putih itu.

"Thailand menginginkan segala bentuk investasi manufaktur yang bisa meningkatkan ekspor karena saat ini memang industri otomotif mereka berpusar di kegiatan ekspor. Jadi mereka tidak melihat dari mana mobik itu berasal. China, Jepang, Korea atau Eropa semuanya dibantu," ujar James Guild.

Kondisi persaingan yang sehat itu justru menurut James Guild membuat pelaku industri otomotif seperti China mau menanamkan investasti dengan jumlah yang besar. Bahkan mereka siap untuk berbagi teknologi terutama mobil listrik yang saat ini diincar Thailand.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Limp Bizkit Pilih Malaysia...
Limp Bizkit Pilih Malaysia Jadi Satu-satunya Tempat Konser di Asia, Fans Indonesia Bisa Merapat
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved