Gawat, Mobil Listrik Justru Rentan Karat dibanding Mobil Konvensional

Minggu, 23 Januari 2022 - 06:00 WIB
loading...
Gawat, Mobil Listrik...
Tesla Model 3 merupakan mobil listrik entry level yang dibuat oleh Tesla. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Mobil listrik ternyata rentan karat dibanding mobil konvensional. Hal itu terungkap dalam studi yang dilakukan majalah Auto Motor und Sport. Dalam penelitan itu mereka menemukan mobil-mobil listrik yang beredar saat ini justru dilengkapi dengan material yang potensi karatnya sangat tinggi..

Peneliti karat dari Jerman, Ralf Roessler dalam laporannya di Auto Motor und Sport menyebutkan Tesla Model 3 merupakan mobil listrik populer yang potensi karatnya sangat tinggi.

Ralf Roessler disebutkan meneliti Tesla Model 3 anyar yang jarak tempuhnya baru mencapai 300 kilometer. Menurutnya Tesla ternyata melapisi platform yang dimiliki Tesla Model 3 dengan lapisan tipis.

Dia juga mengatakan pilar A yang ada di mobil listrik buatan Elon Musk itu dilengkapi dengan busa yang ternyata sangat mudah menyerap air. "Setelah enam bulan warnanya akan berubah jadi coklat. Enam tahun selanjutnya baru karat akan muncul dari tempat itu," ujar Ralf Roessler.

Baca juga : Taliban Diklaim Tertarik Produksi Mobil Tiga Roda dengan Pintu Sayap Camar

Gawat, Mobil Listrik Justru Rentan Karat dibanding Mobil Konvensional


Tidak hanya Tesla laporan itu juga menyebutkan potensi yang kurang lebih sama dari mobil-mobil listrik yang sudah banyak beredar di pasar. Rata-rata potensi karat ditemukan pada baut mobil dan rem cakram.

Marco Oehler, Manajer Teknis GTue Testing, lembaga penelitian indenpenen Jerman mengatakan pada Auto Motor und Sport. Saat ini mobil-mobil konvensional sudah sangat maju dan berupaya keras membuat proteksi terbaik guna mencegah karat.

Hal berbeda menurutnya justru terjadi di mobil listrik. Produsen mobil listrik justru berupaya membuat mobil dengan bobot yang ringan. Alhasil material yang mereka gunakan kadang dikurangi kadar kekuatannya.

Baca juga : Kalahkan Thailand, Penjualan Mobil Indonesia 2021 Tertinggi di ASEAN

Menurutnya material seperti magnesium dan alumiminium banyak digunakan untuk membuat mobil listrik. Padahal material itu sangat rentan pada karat. "Semakin membahayakan jika kedua material itu justru dipasang di tempat yang tidak terlihat. Jadi munculnya karat tidak terlihat dari luar," ujar Marco Oehler.

Saat ini beberapa produsen mobil listrik memang sudah menyadari adanya potensi itu. Volkswagen misalnya sudah melakukan riset khusus agar mobil listrik buatan mereka tak muda terkena karat.

Salah satu inovasi yang mereka lakukan adalah memasang lembaran plastik lebar yang ada di bagian pintu mobil. Tujuannya agar baja yang digunakan untuk platform mobil tidak mengalami karat.

Begitu juga dengan boks baterai yang terbuat dari baja. Boks itu itu benar-benar terisolasi dari frame aluminium untuk menghindari karat. "Kita memastikan agar kedua material ini tidak melakukan kontak. Makanya boks baja untuk baterai kami lapisi dengan lilin sementara aluminium kita pasang lapisan pelindung," jelas Johannes Neft dari Volkswagen AG.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved