Edan, Hampir 5.000 Lamborghini Huracan Kena Recall Gegara Lampu Depan
Selasa, 22 Februari 2022 - 10:19 WIB
loading...
Lamborghini Huracana merupakan mobil sport entry level buatan Lamborghini. Foto/Netcarshow.
A
A
A
JAKARTA - Lamborghini segera melakukan penarikan kembali atau recall karena masalah sekrup lampu depan. Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) meminta Lamborghini segera melakukan penarikan kepada 4.796 Lamborghini Huracan atau masalah sekrup lampu depan itu.
Perintah penarikan bermula saat tahun lalu Lamborghini mengakui menjual ribuan Lamborghini Huracan tanpa penutup sekrup lampu depan. Kala itu Lamborghini beralasan sekrup tidak diberikan penutup agar memudahkan pemilik mobil untuk mengatur lampu utama mobil sport itu kemudian hari.
Hanya saja akhirnya mereka kemudian mengakui bahwa tidak adanya tutup blanking di atas sekrup penyetelan horizontal lampu depan tidak sesuai dengan Standar Keselamatan Federal. Pada 4 Maret 2020 mereka kemudian menginformasikan kesalahan itu pada NHTSA. Hanya saja di saat yang bersamaan mereka mengajukan petisi “Inconsequential Noncompliance” ke lembaga resmi Amerika Serikat itu.
Baca juga : Hore Ada Diskon PPnBM Lagi, Ini Harga Baru Honda Brio
![Edan, Hampir 5.000 Lamborghini Huracan Kena Recall Gegara Lampu Depan]()
Alasannya kesalahan yang ada di pemasangan lampu depan tidak membahayakan. Pasalnya lampu depan tetap berfungsi normal. Bahkan mereka mengatakan ketiadaan penutup justru akan memudahkan pemilik mobil mengatur posisi lampu sesuai keinginan. Jadi ketika tidak sesuai mereka tinggal mengaturnya kembali sendiri.
Hanya saja dua tahun berselang, NHTSA justru punya pendapat lain. Mereka mengatakan Lamborghini Huracan tidak dilengkapi dengan kelengkapan Vehicle Headlamp Aiming Device (VHAD) atau pengatur posisi lampu manual.
Perintah penarikan bermula saat tahun lalu Lamborghini mengakui menjual ribuan Lamborghini Huracan tanpa penutup sekrup lampu depan. Kala itu Lamborghini beralasan sekrup tidak diberikan penutup agar memudahkan pemilik mobil untuk mengatur lampu utama mobil sport itu kemudian hari.
Hanya saja akhirnya mereka kemudian mengakui bahwa tidak adanya tutup blanking di atas sekrup penyetelan horizontal lampu depan tidak sesuai dengan Standar Keselamatan Federal. Pada 4 Maret 2020 mereka kemudian menginformasikan kesalahan itu pada NHTSA. Hanya saja di saat yang bersamaan mereka mengajukan petisi “Inconsequential Noncompliance” ke lembaga resmi Amerika Serikat itu.
Baca juga : Hore Ada Diskon PPnBM Lagi, Ini Harga Baru Honda Brio

Alasannya kesalahan yang ada di pemasangan lampu depan tidak membahayakan. Pasalnya lampu depan tetap berfungsi normal. Bahkan mereka mengatakan ketiadaan penutup justru akan memudahkan pemilik mobil mengatur posisi lampu sesuai keinginan. Jadi ketika tidak sesuai mereka tinggal mengaturnya kembali sendiri.
Hanya saja dua tahun berselang, NHTSA justru punya pendapat lain. Mereka mengatakan Lamborghini Huracan tidak dilengkapi dengan kelengkapan Vehicle Headlamp Aiming Device (VHAD) atau pengatur posisi lampu manual.
Lihat Juga :